Reporter: Ferry Saputra | Editor: Anna Suci Perwitasari
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Indonesia Gadai Oke memproyeksikan gadai emas akan menjadi produk unggulan dan tetap diminati masyarakat ke depannya. Direktur PT Indonesia Gadai Oke Danioko Sastra Sembiring mengatakan hal itu karena emas masih dianggap masyarakat sebagai aset likuid dan aman.
"Selain itu, proses gadai emas juga relatif cepat, mudah, dan tanpa analisis kredit yang rumit, serta cocok untuk kebutuhan jangka pendek hingga menengah," ungkapnya kepada Kontan, Kamis (2/4/2026).
Danioko mengatakan, kinerja outstanding gadai emas perusahaan masih dalam kondisi stabil hingga akhir 2026, dengan pertumbuhan moderat. Sayangnya, tak disebutkan nilai yang dibukukan Indonesia Gadai Oke terkait gadai emas.
Lebih lanjut, Danioko menerangkan seusai momentum Lebaran, pihaknya melihat ada pola transaksi gadai emas yang cenderung naik, daripada momentum menjelang Lebaran. Dia bilang transaksi tebus pada emas seusai Lebaran juga mengalami peningkatan.
Baca Juga: Bareskrim Polri Tetapkan 1 Tersangka Tambahan dalam Kasus Dana Syariah Indonesia(DSI)
"Penurunan harga emas mendorong sebagian nasabah untuk menebus barangnya lebih cepat, karena mereka melihat peluang untuk kembali memiliki aset sebelum harga kembali naik," tuturnya.
Untuk mendorong kinerja transaksi gadai secara keseluruhan, Danioko menyebut pihaknya akan mengupayakan ekspansi selektif, penguatan produk gadai produktif, peningkatan kualitas layanan, serta lanjut mengembangkan efisiensi dan efektifitas di setiap lini usaha.
Berdasarkan data perusahaan hingga per Februari 2026, kinerja pembiayaan gadai PT Indonesia Gadai Oke menunjukkan pertumbuhan 4,10%, jika dibandingkan bulan sebelumnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













