kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |

Minimalisir risiko, BNI perkuat sistem keamanan digital banking


Kamis, 18 April 2019 / 12:12 WIB

Minimalisir risiko, BNI perkuat sistem keamanan digital banking


Berita Terkait

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Maraknya penipuan dan pencurian data nasabah yang mengatasnamakan perbankan membuat sejumlah bank mulai memperkuat sistem keamanan sejak beberapa tahun terakhir.

Ambil contoh PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) yang terus melakukan perbaikan sistem teknologi informasi (TI) perusahaan. 


Sebab menurut Direktur TI dan Operasional BNI Dadang Setiabudi saat ini masyarakat sudah mulai beralih memanfaatkan digital banking sebagai sarana transaksi keuangan.

"Selain memiliki potensi yang besar, transaksi digital banking juga memiliki risiko yang perlu dimitigasi secara menyeluruh dan berkelanjutan," ujarnya kepada Kontan.co.id, Rabu (6/3).

Dalam upayanya memberikan keamanan bagi nasabah, BNI terus berkomitmen menghadirkan layanan perbankan digital yang didukung oleh sistem keamanan yang handal dengan mengikutsertakan keterlibatan banyak pihak. Baik internal maupun pihak ketiga di luar BNI. 

"Hal ini melibatkan pemangku kepentingan, komunitas yang berkompeten di bidang keamanan informasi dan masyarakat, termasuk di dalamnya nasabah perbankan," sambungnya.

Menurut Dadang, melalui penerapan manajemen risiko yang berkelanjutan terhadap ancaman serangan siber (cyber crime) pihaknya mampu meminimalisir risiko yang kini semakin lebar berkat maraknya penggunaan digital banking.

Di samping itu, tentunya BNI juga bakal secara terus menerus memberikan edukasi kepada nasabah atau mitra perbankan, termasuk pegawai bank untuk menumbuhkan kewaspadaan menjalankan aktivitas perbankan.

Catatan saja, saat ini BNI memiliki 44 juta nasabah yang tersebar di seluruh Indonesia per 31 Desember 2019. Sementara jumlah kartu kredit yang diterbitkan mencapai 1,8 juta. Bank berlogo 46 ini juga diperkuat dengan 2.256 kantor cabang di Tanah Air dan dilengkapi 18.311 mesin ATM.


Reporter: Laurensius Marshall Sautlan Sitanggang
Editor: Herlina Kartika

Video Pilihan


Close [X]
×