kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.913   43,00   0,24%
  • IDX 5.643   -177,60   -3,05%
  • KOMPAS100 728   -24,24   -3,22%
  • LQ45 553   -19,90   -3,47%
  • ISSI 197   -4,65   -2,31%
  • IDX30 314   -10,96   -3,37%
  • IDXHIDIV20 389   -11,74   -2,93%
  • IDX80 83   -2,75   -3,22%
  • IDXV30 107   -1,77   -1,63%
  • IDXQ30 102   -3,08   -2,93%

Mitsubishi UFJ Akan Jual Saham US$ 11 M


Selasa, 17 November 2009 / 10:07 WIB


Sumber: Bloomberg | Editor: Dikky Setiawan

TOKYO. Bank terbesar di Jepang, Mitsubishi UFJ Financial Group berniat menggelar penawaran saham kedua (secondary offering). Taksiran dana dari aksi korporasi ini sekitar 1 triliun yen alias US$ 11 miliar (sekitar Rp 186 triliun).

Seorang sumber yang mengetahui rencana aksi korporasi ini menyatakan, Mitsubishi UFJ telah menunjuk Nomura Holdings, JPMorgan Chase & Co, dan Morgan Stanley selaku pelaksana aksi korporasi ini. "Pengumumannya akan keluar pada 18 November, bersamaan dengan pengumuman kinerja semester pertama 2009," kata sumber tadi, kemarin.

Sejauh ini, manajemen Mitsubishi UFJ enggan buka suara terkait rencana tersebut. Takashi Takeuchi, Juru Bicara Mitsubishi UFJ, memilih menutup rapat-rapat mulutnya tentang rencana ini.

Sebagai catatan, secondary ofering adalah penawaran saham kedua yang dilakukan perusahaan yang sebelumnya telah menggelar penawaran saham perdana alias initial public offering (IPO).

Kesepakatan G-20

Langkah ini merupakan upaya Mitsubishi UFJ untuk mengikuti aturan permodalan perbankan global. Salah satu hasil kesepakatan para pemimpin anggota G-20 dalam pertemuan di Pittsburgh, Amerika Serikat, September 2009, menyetujui penyusunan draf aturan tentang modal perbankan, dan berlaku akhir 2010.

Katsunori Nagayasu, Presiden Mitsubishi UFJ cabang Tokyo, bilang, peningkatan modal bank adalah isu yang harus diingat oleh perbankan di Jepang. "Kami ingin menjadi salah satu bank papan atas yang dihormati di industri global," kata Nagayasu.

Mitsubishi UFJ dan sejumlah kompetitornya, yakni Sumitomo Mitsui Financial Group, dan Mizuho Financial Group juga akan mengikuti jejak bank-bank besar di dunia untuk memperkuat permodalannya. Dalam setahun terakhir, Mistubishi telah menjual sahamnya senilai US$ 20 miliar.

Menurut Philippa Rogers, analis dari Goldman Sachs Group, seharusnya peraturan tentang penguatan modal bank direvisi. Modal perbankan seharusnya diturunkan. "Tapi, perbankan Jepang memang paling rentan di dunia dalam menerapkan peraturan permodalan," ujar Roger.

Sampai Juni 2009, Mitsubishi UFJ memiliki rasio modal tier 1 sebesar 5,8%, lebih kecil dibandingkan rasio yang dimiliki oleh JPMorgan Chase & Co yang sebesar 8,2% per akhir September 2009.

Sementara HBSC Holdings Plc memiliki rasio 8,8% per 30 Juni. Dan, rasio modal tier 1 bagi perbankan adalah untuk mengukur kemampuan bank dalam menekan kerugian.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×