kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Modal Ventura incar dana repatriasi


Minggu, 07 Agustus 2016 / 21:21 WIB
Modal Ventura incar dana repatriasi


Reporter: Dina Farisah | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Selain mengemban misi mulia membidani bayi-bayi start up, perusahaan modal juga berharap dapat menampung dana repatriasi pengampunan pajak atau tax amnesty. Tujuannya, dana tersebut kembali diguyur kepada cikal-bakal start up.

Presiden Direktur PT Astra Mitra Ventura, Jefri Rudyanto Sirait mengatakan, kebutuhan pendanaan untuk start up sekitar Rp 10 triliun per tahun. Apabila dana repatriasi dapat dikelola oleh perusahaan modal ventura maka efeknya sangat positif bagi pembiayaan usaha produktif. Dengan begitu, Indonesia akan menciptakan market start up yang berkembang dan ditransaksikan di dalam negeri.

"Nantinya pendanaan kepada start up bentuknya bisa berupa equity participation. Kami berharap dapat menjadi prioritas dalam mengelola dana repatriasi ini," ucap Jefri.

Selain menabur investasi pada start up, sambung Jefri, perusahaan modal ventura juga memberikan pendampingan pada start up untuk tumbuh dan membangun loyalitas. Menurutnya, setiap perusahaan modal ventura akan berinvestasi pada start up yang dinilai memiliki kualifikasi yang bisa dikembangkan. Alasan ini pulalah yang menjadikan Astra Ventura hanya fokus pada sektor start up manufaktur.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×