Reporter: Ferry Saputra | Editor: Tri Sulistiowati
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk (MSIG Life) menyebut kondisi suku bunga yang masih relatif tinggi dan volatilitas pasar yang belum mereda dapat menjadi tantangan bagi kinerja return unitlink.
Di tengah tantangan tersebut, Director and Chief Transformation Officer MSIG Life Ken Terada memproyeksikan untilink berbasis pasar uang berpotensi menunjukkan kinerja return yang lebih stabil hingga akhir tahun ini.
"Dalam kondisi suku bunga yang masih relatif tinggi dan volatilitas pasar yang belum mereda, fund pasar uang berpotensi memberikan kinerja yang lebih stabil dan positif," ucapnya kepada Kontan, Jumat (14/8).
Baca Juga: Sat Nusapersada (PTSN) Kantongi Fasilitas Kredit dari Bank Mandiri Senilai US$25 Juta
Sementara itu, Ken menerangkan unitlink berbasis saham dan pendapatan tetap tetap memiliki peluang untuk bertumbuh atau upside, apabila sentimen pasar membaik.
"Khususnya, jika foreign inflow kembali meningkat atau terdapat ekspektasi penurunan suku bunga," ungkapnya.
Lebih lanjut, Ken menyampaikan terdapat sejumlah tantangan utama yang dapat memengaruhi investasi unitlink hingga akhir tahun ini. Dia bilang tantangan utama masih berasal dari volatilitas pasar akibat ketidakpastian geopolitik di Timur Tengah, status Indonesia yang masih dalam review Morgan Stanley Capital International (MSCI) hingga November 2026. Ditambah, adanya kehati-hatian investor terhadap arah kebijakan pemerintah.
Selain itu, Ken mengatakan ekspektasi kenaikan suku bunga sebanyak satu kali hingga akhir tahun juga perlu diperhatikan, baik dari sisi The Fed maupun Bank Indonesia. Dia bilang kondisi itu dapat memberikan tekanan pada harga obligasi dan saham.
"Adapun fund pasar uang cenderung lebih diuntungkan, karena tingkat imbal hasil instrumen jangka pendek tetap tinggi," kata Ken.
Terkait kinerja perusahaan, berdasarkan laporan keuangan, MSIG Life mencatatkan perolehan laba bersih Rp 180,60 miliar pada Semester I-2026 atau meningkat 68,61% secara Year on Year (YoY). Adapun MSIG Life mencatatkan pendapatan jasa asuransi sebesar Rp 1,02 triliun, sedangkan hasil jasa asuransi tercatat sebesar Rp 22,11 miliar pada Semester I-2026.
Total aset MSIG Life tercatat sebesar Rp 15,11 triliun, sedangkan nilai ekuitas perusahaan mencapai Rp 8,19 triliun pada Semester I-2026.
Baca Juga: Tingkatkan Penterasi Asuransi Mikro, BRI Insurance Dorong Literasi UMKM
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













![[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI](https://fs-media.kontan.co.id/kstore/upload/brand_images/brand_images_22072614202900.jpg)
