Reporter: Ferry Saputra | Editor: Ignatia Maria Sri Sayekti
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Mandiri Utama Finance (MUF) memperkirakan penyaluran pembiayaan akan meningkat menjelang momentum Lebaran tahun ini. Plt Direktur Utama MUF, Dapot Parasian Sinaga mengatakan hal itu memang sudah menjadi tren musiman. Selain itu, dia bilang kenaikan pembiayaan juga dipicu adanya kebutuhan masyarakat yang lebih besar.
"Secara siklus setiap tahun, menjelang Lebaran itu pasti naik. Jadi, kami masih berharap pada Maret 2026 akan naik. Oleh karena itu, target kami pada Maret lebih tinggi dari Februari," ungkapnya saat ditemui di kawasan Jakarta Selatan, Kamis (5/3/2026).
Dapot menyampaikan pembiayaan yang kemungkinan akan naik ketika menjelang Lebaran adalah kendaraan, baik motor maupun mobil, hingga dana tunai. Dia menyebut pembiayaan untuk momen Lebaran biasanya bisa naik sampai 20%.
Baca Juga: Kerek Laba di 2026, MUF Terapkan Sejumlah Strategi Ini
Dapot menerangkan jika melihat tren Lebaran pada 2025, kenaikan pembiayaan mobil memang cenderung lebih stagnan dibanding motor. Oleh karena itu, dia memperkirakan pembiayaan motor akan lebih meningkat dibandingkan mobil pada Lebaran tahun ini.
"Kalau mobil, tantangannya ada beberapa, yakni faktor ekonomi, opsen pajak, dan lainnya. Jadi, mestinya motor pasti akan lebih menarik dibanding mobil pada periode Lebaran," tuturnya.
Baca Juga: Strategi Mandiri Utama Finance (MUF) Dorong Kinerja Pembiayaan Kendaraan pada 2026
Lebih lanjut, Dapot menyampaikan seusai momentum Lebaran, biasanya pembiayaan akan kembali turun. Hal itu juga sudah menjadi tren musiman setiap tahunnya.
Sementara itu, MUF tetap optimistis pembiayaan kendaraan dapat menunjukkan kinerja yang lebih baik tahun ini, jika dibandingkan tahun sebelumnya. Terkait kinerja, Dapot menerangkan penyaluran pembiayaan kendaraan MUF tercatat tumbuh sebesar 17,2% secara Year on Year (YoY) per Januari 2026.
Adapun angka Non Performing Financing (NPF) MUF per Januari 2026 sebesar 1,30%. Angkanya membaik dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya sebesar 1,36%.
Baca Juga: MUF Beberkan Peluang dan Tantangan yang Bisa Pengaruhi Kinerja Laba pada 2026
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













