Reporter: Dina Mirayanti Hutauruk | Editor: Dina Hutauruk
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Mandiri Utama Finance (MUF) berkomitmen menyeimbangkan pertumbuhan bisnis dengan pelaksanaan program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL).
Komitmen tersebut menjadi bagian dari upaya MUF untuk memastikan perkembangan bisnis tidak hanya berorientasi pada kinerja perusahaan, tetapi juga memberikan manfaat bagi masyarakat dan lingkungan.
Baru-baru ini, MUF berkolaborasi dengan Difabelzone menggelar “Membatik Bersama 100 Difabel” di Yogyakarta. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen MUF dalam mendorong kemandirian dan produktivitas penyandang disabilitas.
MUF memberikan bantuan kepada 100 penyandang disabilitas dari Bantul, Sleman, Kulon Progo, Gunungkidul, dan Kota Yogyakarta melalui Yayasan Difabelzone untuk mendukung pelatihan dan pembinaan membatik selama satu bulan.
Baca Juga: Mandiri Utama Finance (MUF) Genjot Kredit UMKM, Porsinya Capai 29% di Agustus 2026
Corporate Secretary & Legal Division Head Mandiri Utama Finance, Elisabeth L. Sirait, mengatakan program ini diharapkan dapat membantu peserta mengembangkan keterampilan dan kreativitas sekaligus membuka peluang ekonomi.
“Melalui program ini, MUF ingin mendukung penyandang disabilitas mengembangkan keterampilan membatik sehingga menghasilkan karya bernilai ekonomi dan mendorong kemandirian,” ujar Elisabeth dalam keterangannya, Jumat (25/9/2026).
Branch Manager Mandiri Utama Finance Yogyakarta, Sulasno, menambahkan, pelatihan tersebut diharapkan dapat membuka peluang usaha dan meningkatkan perekonomian keluarga peserta.
Baca Juga: Penyaluran Pembiayaan MUF Syariah Tumbuh 4,3% hingga Juli 2026
Sementara Wakil Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), KGPAA Paku Alam X, menyebut membatik bukan sekadar keterampilan, tetapi juga sarana membentuk karakter melalui ketekunan dan ketelitian. Ia berharap program ini melahirkan identitas batik difabel Yogyakarta sekaligus membuka peluang bagi talenta baru.
Selama satu bulan, peserta akan mendapat pembinaan dan peralatan membatik untuk mengembangkan keterampilan serta potensi ekonomi. Hasil karya peserta direncanakan dipamerkan pada 3 Desember 2026 dalam rangka Hari Disabilitas.
Sementar dari sisi kinerja, MUF masih menorehkan pertumbuhan pembiayaan cukup baik. Per Agustus 2026, perusahaan mencatat penyaluran pembiayaan Rp16,4 triliun hingga Agustus 2026, tumbuh 9,4% secara tahunan. Pertumbuhan ditopang permintaan pembiayaan kendaraan yang tetap terjaga.
Memasuki kuartal IV-2026, MUF melihat peluang pertumbuhan dari hadirnya model kendaraan baru, termasuk kendaraan listrik. Sebelumnya, Plt Direktur Utama MUF Dapot Parasian Sukoco Sinaga mengatakan, pihaknya akan tetap fokus menjaga kualitas portofolio, memperkuat digitalisasi, serta mengembangkan program promosi dan kanal pembiayaan.
“MUF juga akan mengoptimalkan portofolio secara seimbang dan memperkuat sinergi dengan Bank Mandiri dan BSI untuk mendukung pertumbuhan bisnis berkelanjutan,” ujar Dapot.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News














