kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.598.000   5.000   0,19%
  • USD/IDR 17.761   68,00   0,38%
  • IDX 6.462   25,58   0,40%
  • KOMPAS100 852   2,28   0,27%
  • LQ45 648   1,42   0,22%
  • ISSI 224   1,27   0,57%
  • IDX30 360   1,29   0,36%
  • IDXHIDIV20 450   2,37   0,53%
  • IDX80 97   0,26   0,27%
  • IDXV30 124   0,43   0,35%
  • IDXQ30 116   0,50   0,43%

Naik 17,19%, BI Catat Transaki Digital Banking Capai Rp 5.335 Triliun pada Januari


Kamis, 22 Februari 2024 / 15:19 WIB
Naik 17,19%, BI Catat Transaki Digital Banking Capai Rp 5.335 Triliun pada Januari
ILUSTRASI. Seorang pembeli melakukan pembayaran dengan memindai kode QRIS melalui aplikasi digital banking di Jakarta, Selasa (23/1/2024). ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha


Reporter: Nurtiandriyani Simamora | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID-JAKARTA. Bank Indonesia (BI) melaporkan kinerja transaksi digital banking yang tercatat meningkat pada Januari 2024 yang tumbuh 17,19% secara tahunan (year on year/YoY) dengan nilai transaksi mencapai Rp 5.335,33 triliun.

Gubernur BI Perry Warjiyo merinci nilai transaksi uang elektronik mencapai Rp 83,37 triliun atau tumbuh 149,46% YoY. 

Sementara itu, transaksi pembayaran melalui QRIS mencatatkan pertumbuhan sebesar 149,46% YoY dengan nilai transaksi mencapai Rp 31,65 triliun, dengan jumlah pengguna 46,37 juta dan jumlah merchant 30,88 juta, yang sebagian besar merupakan UMKM. 

Adapun nilai transaksi pembayaran melalui kartu, seperti  menggunakan kartu ATM, kartu debit, dan kartu kredit mencapai Rp 692,32 triliun atau naik sebesar 2,58% YoY.

Baca Juga: Dorong Transformasi, Transaksi Digital CIMB Niaga Capai Rp 457,7 Triliun pada 2023

Dari sisi pengelolaan uang rupiah, jumlah Uang Kartal Yang Diedarkan (UYD) pada Januari 2024 meningkat 9,21% YoY menjadi Rp 1.015,68 triliun. 

Sementara itu, kelancaran dan keandalan Sistem Pembayaran Bank Indonesia (SPBI) terjaga baik didukung kondisi likuiditas yang memadai.

"SPBI berjalan dengan lancar, aman, dan andal serta didukung oleh risiko likuiditas dan risiko operasional yang terjaga," kata Perry, Rabu (21/2).

Bank Indonesia juga terus memastikan ketersediaan uang Rupiah dalam jumlah yang cukup dengan kualitas yang layak edar di seluruh wilayah NKRI khususnya dalam menyambut Ramadan dan Idulfitri 1445 H melalui program Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idulfitri (SERAMBI) 2024.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×