Reporter: Anggar Septiadi, Nina Dwiantika | Editor: Tendi Mahadi
Per Maret 2020, kredit Perbankan Global turun 1,7% (yoy) menjadi Rp 35,3 triliun, sementara kredit Community Financial Services (CFS) non-ritel turun 17,5% (oy) menjadi Rp 46,6 triliun dan kredit CFS Ritel turun 5,6% (yoy) menjadi Rp 41,1 triliun.
Meski penyaluran kredit menurun, perseroan masih dapat meningkatkan marjin bunga bersih alias nett interest margin (NIM sebesar 14 bps (yoy) menjadi 4,96% pada Maret 2020.
Baca Juga: Gara-gara corona, BNI merombak target kinerja tahun ini
Sementara penurunan kredit turut berimbas terhadap kenaikan non performing loan (NPL) menjadi 3,6% (gross), dan 2,2% (net). Sementara rasio gross impaired loan juga ikut meningkat menjadi 5,04% akibat implementasi Pernyataan Standar Akuntasi Keuangan (PSAK) 71.
Adapun capital adequacy ratio (CAR) perseroan makin menebal menjadi 20,6% dengan total modal mencapai Rp 25,9 triliun.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News