kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   14.000   0,48%
  • USD/IDR 16.825   -3,00   -0,02%
  • IDX 8.116   84,56   1,05%
  • KOMPAS100 1.145   13,33   1,18%
  • LQ45 828   6,98   0,85%
  • ISSI 288   4,37   1,54%
  • IDX30 430   3,68   0,86%
  • IDXHIDIV20 517   3,69   0,72%
  • IDX80 128   1,38   1,09%
  • IDXV30 140   1,13   0,81%
  • IDXQ30 140   1,00   0,72%

November penempatan BNI di surat berharga naik 30%


Jumat, 29 Desember 2017 / 11:36 WIB
November penempatan BNI di surat berharga naik 30%


Reporter: Galvan Yudistira | Editor: Rizki Caturini

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) mencatat pertumbuhan penempatan dana di surat berharga sebesar 30% secara tahunan atau year on year (yoy) sampai November 2017.

Herry Sidharta, Wakil Direktur Utama BNI bilang, BNI banyak menempatkan di surat berharga pemerintah. "Obligasi pemerintah merupakan instrumen dengan risiko terukur dan likuid di pasar," kata Herry kepada Kontan.co.id, Kamis (28/12).

Surat berharga pemerintah juga mempunyai yield memadai dan diharapkan bisa menopang likuiditas bank secara keseluruhan. Secara umum Herry bilang, pertumbuhan penempatan dana di surat berharga naik tidak terlalu agresif karena BNI fokus ke pertumbuhan kredit karena margin yang lebih besar.

Selain itu pemberian kredit diharapkan bisa mendorong ekonomi secara makro. Ke depannya penempatan dana pada surat berharga diperkirakan akan tumbuh seiring dengan penerapan ketentuan financing to funding ratio (FFR) dan penempatan pada surat berharga sebagai salah satu strategi pengelolaan aset dan likuiditas BNI.
 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×