kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.902.000   75.000   2,65%
  • USD/IDR 17.000   -49,00   -0,29%
  • IDX 7.184   136,22   1,93%
  • KOMPAS100 993   21,00   2,16%
  • LQ45 727   10,98   1,53%
  • ISSI 257   5,98   2,38%
  • IDX30 393   4,71   1,21%
  • IDXHIDIV20 487   -0,17   -0,03%
  • IDX80 112   2,02   1,84%
  • IDXV30 135   -0,77   -0,57%
  • IDXQ30 128   1,38   1,08%

November penempatan BNI di surat berharga naik 30%


Jumat, 29 Desember 2017 / 11:36 WIB


Reporter: Galvan Yudistira | Editor: Rizki Caturini

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) mencatat pertumbuhan penempatan dana di surat berharga sebesar 30% secara tahunan atau year on year (yoy) sampai November 2017.

Herry Sidharta, Wakil Direktur Utama BNI bilang, BNI banyak menempatkan di surat berharga pemerintah. "Obligasi pemerintah merupakan instrumen dengan risiko terukur dan likuid di pasar," kata Herry kepada Kontan.co.id, Kamis (28/12).

Surat berharga pemerintah juga mempunyai yield memadai dan diharapkan bisa menopang likuiditas bank secara keseluruhan. Secara umum Herry bilang, pertumbuhan penempatan dana di surat berharga naik tidak terlalu agresif karena BNI fokus ke pertumbuhan kredit karena margin yang lebih besar.

Selain itu pemberian kredit diharapkan bisa mendorong ekonomi secara makro. Ke depannya penempatan dana pada surat berharga diperkirakan akan tumbuh seiring dengan penerapan ketentuan financing to funding ratio (FFR) dan penempatan pada surat berharga sebagai salah satu strategi pengelolaan aset dan likuiditas BNI.
 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×