kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

NPF Diprediksi Meningkat Usai Lebaran, Begini Strategi CIMB Niaga Finance


Jumat, 28 Maret 2025 / 16:37 WIB
NPF Diprediksi Meningkat Usai Lebaran, Begini Strategi CIMB Niaga Finance
ILUSTRASI. PT CIMB Niaga Auto Finance (CNAF) menyebut rasio redit bermasalah atau Non Performing Financing (NPF) akan meningkat saat momentum Lebaran.


Reporter: Aulia Ivanka Rahmana | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT CIMB Niaga Auto Finance (CNAF) menyebut rasio redit bermasalah atau Non Performing Financing (NPF) akan meningkat saat momentum Lebaran.

Presiden Direktur CNAF Ristiawan Suherman mengatakan, secara historis, rasio NPF multifinance akan meningkat jelang momentum ini. Peningkatan ini terjadi akibat masyarakat mengalami kesulitan untuk melakukan kewajiban dalam membayar angsuran. 

Namun, pihaknya berupaya untuk menjaga kualitas portofolio, salah satunya dengan mengimbau nasabah untuk melakukan pembayaran angsuran melalui fasilitas WhatsApp atau telefon.

"Strategi kami dalam menjaga angka NPF agar tetap baik adalah dengan menerapkan metode risk based pricing di mana penentuan suku bunga kepada nasabah ditentukan berdasarkan tingkat risiko," kata Ristiawan kepada Kontan, Kamis (27/3).

Baca Juga: CIMB Niaga Finance Targetkan Penyaluran Pembiayaan Baru Rp 9,5 Triliun pada 2025

Pada Februari 2025, angka rasio NPF CIMB Niaga Auto Finance berada sebesar 1,3%. Angka tersebut lebih baik dari tren industri di bulan Januari 2025 sebesar 2,96%.

Berdasarkan data terakhir Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat Non Performing Financing (NPF) gross perusahaan pembiayaan atau multifinance per Januari 2025 mencapai 2,96%. Angka itu memburuk, jika dibandingkan bulan sebelumnya yang mencapai 2,70%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×