kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.595.000   15.000   0,58%
  • USD/IDR 17.880   -108,00   -0,60%
  • IDX 6.131   9,19   0,15%
  • KOMPAS100 794   1,03   0,13%
  • LQ45 608   -0,55   -0,09%
  • ISSI 213   1,32   0,62%
  • IDX30 337   -0,70   -0,21%
  • IDXHIDIV20 428   1,44   0,34%
  • IDX80 91   0,11   0,13%
  • IDXV30 116   0,84   0,73%
  • IDXQ30 110   0,10   0,09%

NPL di sektor perdagangan rekor tertinggi 5 tahun


Minggu, 04 Desember 2016 / 09:30 WIB


Reporter: Galvan Yudistira | Editor: Adi Wikanto

JAKARTA. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat sampai kuartal 3 2016, kredit bermasalah atau non performing loan (NPL) di sektor perdagangan besar dan eceran sebesar 4,42% atau naik 29,3 basis points (bps) atau 0,293% year on year (yoy). Nilai NPL perdagangan ini merupakan tertinggi dalam 5 tahun terakhir.

Berdasarkan data Statistik Perbankan Indonesia (SPI) September 2016 yang diterbitkan OJK, kelompok bank BUKU III (modal inti antara Rp 5 triliun sampai Rp 30 triliun) dan BUKU IV (modal inti di atas Rp 30 triliun) merupakan yang kontribusi terbesar dari NPL sektor perdagangan.

NPL perdagangan BUKU III tercatat sebesar 4,76% sedangkan BUKU IV 3,67%. Jika dilihat dari data 10 bank besar besar, hampir seluruhnya mengalami kenaikan NPL sektor perdagangan kecuali BNI.

Selain itu, jika dilihat lebih jauh, dari 10 bank besar ini, 7 bank mencatatkan NPL sektor perdagangan yang lebih tinggi dari rata rata industri. Bahkan ada beberapa bank yang mencatatkan NPL perdagangan di atas batas atas yang ditetapkan OJK yaitu 5%.

Berdasarkan catatan KONTAN, dari 10 bank besar ada 4 bank bank yang mencatatkan NPL perdagangan di atas 5%. Pertama adalah Bank BTN yang mencatatkan NPL disektor perdagangan besar dan eceran sebesar 22,47% atau naik 47,7bps yoy.

Kedua adalah Bank Mandiri yang mencatatkan NPL perdagangan sebesar 6,19% atau mengalami kenaikan 19,83bps yoy. Ketiga adalah Bank Permata yang mencatatkan NPL perdagangan sebesar 5,39% naik 192,14 bps yoy. Keempat adalah BNI yang mencatatkan NPL perdagangan sebesar 5,22% atau turun 17,98bps yoy.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×