Close | x
kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR14.135
  • EMAS682.000 0,44%
  • RD.SAHAM 0.04%
  • RD.CAMPURAN 0.21%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.04%

OCBC NISP berniat terbitkan obligasi minimal Rp 1 triliun di 2019

Selasa, 09 April 2019 / 16:59 WIB

OCBC NISP berniat terbitkan obligasi minimal Rp 1 triliun di 2019
ILUSTRASI. Simpanan nasabah di Bank

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank OCBC NISP Tbk mengungkap pihaknya berencana untuk menerbitkan surat utang atau obligasi di tahun ini untuk menopang ekspansi penyaluran kredit.

Presiden Direktur OCBC NISP Parwati Surjaudaja mengatakan, nilai emisi obligasi yang akan diterbitkan berkisar sama dengan tahun lalu yakni minimal Rp 1 triliun. Hanya saja, mengenai jadwal penerbitannya bank bersandi bursa NISP ini masih melakukan proses kajian antara lain mempertimbangkan kondisi pasar dan suku bunga acuan Bank Indonesia.


Asal tahu saja, sampai tahun ini perseroan memang masih memiliki jatah dari Penawaran Umum Berkelanjutan (PUB) III sebesar Rp 7 triliun yang bisa dieksekusi hingga Juni 2020 mendatang.

Adapun, di tahun lalu perseroan sudah menerbitkan obligasi berkelanjutan II tahap IV senilai Rp 1,06 triliun dan obligasi berkelanjutan III tahap I senilai Rp 1 triliun.

"Kalau pasar kondusif, kami akan segera menerbitkan. Kami melihat kondisi kenaikan suku bunga, saat ini cukup dinamis," terangnya saat ditemui di Jakarta, Selasa (9/4).

Ia juga mengemukakan bila suku bunga acuan alias BI 7 days reverse repo rate (BI7DRR) turun dari posisi 6%, ada kemungkinan pihaknya untuk menunda penerbitan obligasi tersebut. Namun, perseroan memandang bank sentral akan cenderung mempertahankan posisi suku bunga acuannya di level 6% hingga akhir tahun ini.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Independen OCBC NISP Hartati menambahkan, rencana penerbitan obligasi berkelanjutan di tahun ini tidak dipakai membayar utang obligasi yang akan jatuh tempo pada tahun ini. Melainkan dipakai sepenuhnya untuk menggenjot pertumbuhan kredit yang dipatok naik 10% sampai 15% tahun ini.

Sementara pelunasan obligasi yang jatuh tempo akan didanai dari kas internal perusahaan. Informasi saja, data Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) mencatat OCBC NISP memiliki utang jatuh tempo sebesar Rp 2,44 triliun.


Reporter: Laurensius Marshall Sautlan Sitanggang
Editor: Tendi
Video Pilihan

TERBARU
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2019 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0005 || diagnostic_api_kanan = 0.0753 || diagnostic_web = 0.3626

Close [X]
×