Reporter: Avanty Nurdiana | Editor: Avanty Nurdiana
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank OCBC NISP Tbk (NISP) memutuskan untuk mengangkat komisaris non independen yang baru. Emiten berkode saham NISP ini menjelaskan pengangkatan pejabat ini baru sejalan dengan hasil keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) tanggal 2 Desember 2025.
Dalam keputusan RUPSLB, NISP mengangkat Tan Teck Long menjadi Komisaris Non Independen. "Memperhatikan Salinan Keputusan Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Nomor KEPR-26/D.03/2026 tanggal 5 Maret 2026 tentang Hasil Penilaian Kemampuan dan Kepatutan Tan Teck Long sebagai Komisaris Non Independen PT Bank OCBC NISP Tbk, kami informasikan Tan telah berlaku efektif pada 5 Maret 2026," kata Corporate Secretary Bank OCBC NISP, Murti Kusuma Dewi dalam keterbukaan informasi di BEI pada Jumat (6/3/2026).
Baca Juga: Geopolitik Memanas, Permintaan Pembiayaan Emas di Bank Syariah Melonjak
Dengan demikian, susunan dewan komisaris NISP menjadi sebagai berikut :
Dewan Komisaris
• Presiden Komisaris : Pramukti Surjaudaja
• Komisaris : Tan Teck Long
• Komisaris : Na Wu Beng
• Komisaris Independen : Hartadi Agus Sarwono
• Komisaris Independen : Jusuf Halim
• Komisaris Independen : Betti S. Alisjahbana
• Komisaris Independen : Tan Siak Kwang Nicholas (Nicholas Tan)
"Perubahan susunan pengurus ini tidak berdampak material terhadap kegiatan operasional, hukum, kondisi keuangan atau kelangsungan usaha NISP," papar Murti.
Tan adalah Group Chief Executive Officer (CEO) OCBC per 1 Januari 2026. Selain menjabat CEO, Tan juga menjadi Direktur OCBC Malaysia, OCBC Hong Kong, Bank of Singapore, serta Great Eastern Holdings Limited.
Tan aktif di berbagai organisasi perbankan regional. Ia saat ini menjabat Chairman Association of Banks in Singapore, Chairman ASEAN Bankers Association, serta Vice Chairman Institute of Banking and Finance Singapore (IBF).
Sebelum menjadi CEO, Mr. Tan bergabung dengan OCBC pada 2022 sebagai Head of Global Wholesale Banking, memimpin seluruh hubungan perbankan dengan usaha kecil dan menengah, korporasi besar, lembaga keuangan, serta bisnis transaksi dan investasi global.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













