kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

OJK: Aset Dana Pensiun Tembus Rp 1.524,92 Triliun per Maret 2025


Selasa, 13 Mei 2025 / 10:51 WIB
OJK: Aset Dana Pensiun Tembus Rp 1.524,92 Triliun per Maret 2025
ILUSTRASI. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melaporkan total aset dana pensiun di Indonesia mencapai Rp 1.524,92 triliun per Maret 2025


Reporter: Aulia Ivanka Rahmana | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melaporkan total aset dana pensiun di Indonesia mencapai Rp 1.524,92 triliun per Maret 2025.

Kepala Eksekutif Pengawasan Perasuransian, Penjaminan dan Dana Pensiun OJK Ogi Prastomiyono menjelaskan, jumlah tersebut mengalami pertumbuhan sebesar 6,15% secara year on year (YoY).

"Jumlah peserta dana pensiun per Maret 2025 mencapai 29,04 juta orang," ujarnya dalam paparan RDK OJK, Jumat (9/5).

Baca Juga: Kurangi Risiko, Dapen Alihkan Investasi dari Saham ke Instrumen yang Lebih Stabil

Dari total aset tersebut, program pensiun sukarela mencatat pertumbuhan total aset sebesar 2,43% YoY dengan nilai mencapai Rp 383,13 triliun. Sedangkan nilai iuran program pensiun sukarela mencapai senilai Rp 8,78 triliun.

Untuk program pensiun wajib, yang terdiri dari program jaminan hari tua dan jaminan pensiun BPJS Ketenagakerjaan, serta program tabungan hari tua dan akumulasi iuran pensiun, ASN, TNI, dan POLRI, total aset mencapai Rp 1.141,79 triliun atau tumbuh sebesar 7,46% YoY.

Sementara itu, pada perusahaan penjaminan, per Maret 2025 nilai aset masih terkontraksi 0,52% YoY menjadi Rp 47,12 triliun.  

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×