kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

OJK: Bank jaga CAR di tengah ketidakpastian global


Jumat, 25 November 2016 / 10:50 WIB


Reporter: Galvan Yudistira | Editor: Rizki Caturini

JAKARTA. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memperkirakan tahun depan beberapa bank besar masih akan menjaga rasio kecukupan modal (CAR) di level yang lebih tinggi. Hal ini utamanya untuk mengantisipasi faktor ketidakpastian global.

Selain itu, menurut Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Nelson Tampubolon, pada tahun depan kondisi rill ekonomi di dalam negeri juga masih penuh dengan ketidakpastian. Rasio permodalan yang tinggi merupakan hal yang penting untuk menambah kepercayaan pelaku pasar. "Saat ini beberapa bank besar rata-rata mencatatkan rasio permodalan yang cukup tinggi," kata Nelson kepada KONTAN, Jumat (25/11).

Sampai kuartal III-2016, tercatat rasio permodalan secara industri perbankan masih mengalami kenaikan sebesar 198bps yoy menjadi 22,6%. Kenaikan CAR ini utamanya dari Bank BUKU III dan IV yang masing-masing mencatatkan rasio CAR sebesar 25,23% dan 20,67%.

Pada tahun depan, Nelson mengatakan bank besar BUKU III dan IV harus menjaga permodalan paling rendah di angka 15% sampai 17%. Menurut Nelson, faktor permodalan merupakan salah satu kekuatan industri perbankan Indonesia dibandingkan dengan negara tetangga.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×