kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.902.000   75.000   2,65%
  • USD/IDR 16.983   -17,00   -0,10%
  • IDX 7.184   136,22   1,93%
  • KOMPAS100 993   21,00   2,16%
  • LQ45 727   10,98   1,53%
  • ISSI 257   5,98   2,38%
  • IDX30 393   4,71   1,21%
  • IDXHIDIV20 487   -0,17   -0,03%
  • IDX80 112   2,02   1,84%
  • IDXV30 135   -0,77   -0,57%
  • IDXQ30 128   1,38   1,08%

OJK: Bank jaga CAR di tengah ketidakpastian global


Jumat, 25 November 2016 / 10:50 WIB


Reporter: Galvan Yudistira | Editor: Rizki Caturini

JAKARTA. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memperkirakan tahun depan beberapa bank besar masih akan menjaga rasio kecukupan modal (CAR) di level yang lebih tinggi. Hal ini utamanya untuk mengantisipasi faktor ketidakpastian global.

Selain itu, menurut Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Nelson Tampubolon, pada tahun depan kondisi rill ekonomi di dalam negeri juga masih penuh dengan ketidakpastian. Rasio permodalan yang tinggi merupakan hal yang penting untuk menambah kepercayaan pelaku pasar. "Saat ini beberapa bank besar rata-rata mencatatkan rasio permodalan yang cukup tinggi," kata Nelson kepada KONTAN, Jumat (25/11).

Sampai kuartal III-2016, tercatat rasio permodalan secara industri perbankan masih mengalami kenaikan sebesar 198bps yoy menjadi 22,6%. Kenaikan CAR ini utamanya dari Bank BUKU III dan IV yang masing-masing mencatatkan rasio CAR sebesar 25,23% dan 20,67%.

Pada tahun depan, Nelson mengatakan bank besar BUKU III dan IV harus menjaga permodalan paling rendah di angka 15% sampai 17%. Menurut Nelson, faktor permodalan merupakan salah satu kekuatan industri perbankan Indonesia dibandingkan dengan negara tetangga.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×