kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   11.000   0,41%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

OJK : Bank Syariah harus naik kelas ke BUKU 3


Kamis, 07 April 2016 / 18:21 WIB


Reporter: Nina Dwiantika | Editor: Mesti Sinaga

JAKARTA. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mendorong agar bank-bank syariah memiliki modal yang kuat dalam menghadapi keterbukaan pasar ASEAN. Deputi Komisioner Bidang Pengaturan Perbankan OJK Mulya Siregar mengharapkan bank syariah dapat naik menjadi kelompok BUKU 3 agar bisnis mereka berkembang seperti bank konvensional.

“Ke depan, bank syariah harus menjadi BUKU 3. Jika tidak, mereka akan ketinggalan dengan bank lain,” kata Mulya, Kamis (7/4). Misalnya, Bank Syariah Mandiri (BSM) ingin masuk kategori bank BUKU 3. Anak usaha PT Bank Mandiri Tbk ini memiliki modal inti sebesar Rp 4,85 triliun per Desember 2015. BSM membutuhkan modal Rp 200 miliar untuk naik menjadi bank BUKU 3.

Mulya mengakui, bank-bank syariah membutuhkan waktu untuk menjadi bank besar karena pertumbuhan ekonomi masih melambat, sehingga bank syariah sulit menjadi bank kelas kakap. 

OJK, juga membuka peluang bagi investor asing yang ingin berinvestasi ke bank syariah. “Kami membuka pintu lebar untuk investor asing yang ingin masuk ke bank syariah,” tambahnya. OJK pun memberikan insentif kepada investor yang ingin masuk ke bank syariah berupa kemudahan modal.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×