kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

OJK belum khawatirkan NPL perbankan


Selasa, 17 Mei 2016 / 15:57 WIB


Reporter: Nina Dwiantika | Editor: Dikky Setiawan

JAKARTA. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tak khawatir bank-bank mengalami kenaikan rasio kredit bermasalah atau non performing loan (NPL). 

Ketua Dewan Komisioner OJK Muliaman D. Hadad menyampaikan, rasio kredit bermasalah bank masih di bawah rata-rata batas atas rasio NPL yaitu sebesar 5%.

“Selain itu, peningkatan NPL karena faktor pembaginya yang mengalami penurunan. Artinya, pertumbuhan kredit yang mengalami penurunan,” jelas Muliaman, Selasa (17/5). 

OJK optimis akan terjadi perbaikan kredit bermasalah karena pertumbuhan ekonomi akan membaik di semester II sehingga mendorong permintaan kredit.

Berdasarkan data Statistik Perbankan Indonesia (SPI) rasio NPL bank sebesar 2,86% atau senilai Rp 113,76 triliun per Februari 2016 atau naik sekitar 40 bps dibandingkan posisi sebesar 2,42% atau senilai Rp 89,07 triliun per Februari 2015.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×