kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.581.000   -14.000   -0,54%
  • USD/IDR 17.992   80,00   0,45%
  • IDX 6.010   -61,64   -1,02%
  • KOMPAS100 774   -11,44   -1,46%
  • LQ45 592   -8,80   -1,46%
  • ISSI 208   -2,25   -1,07%
  • IDX30 328   -4,71   -1,41%
  • IDXHIDIV20 419   -5,32   -1,25%
  • IDX80 88   -1,32   -1,47%
  • IDXV30 114   -0,94   -0,82%
  • IDXQ30 107   -1,23   -1,13%

OJK: Bisnis Pegadaian Tak akan Tumpang Tindih dengan Pergadaian Swasta


Senin, 03 Maret 2025 / 14:10 WIB
OJK: Bisnis Pegadaian Tak akan Tumpang Tindih dengan Pergadaian Swasta
ILUSTRASI. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) resmi memberikan izin penyelenggaraan kegiatan usaha bullion kepada PT Pegadaian (Persero).


Reporter: Ferry Saputra | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) resmi memberikan izin penyelenggaraan kegiatan usaha bullion kepada PT Pegadaian (Persero). Adapun izin tersebut diberikan melalui surat OJK Nomor S-325/PL.02/2024 per 23 Desember 2024.

Dengan demikian, Pegadaian bisa meningkatkan kinerja bisnisnya lebih luas lagi, meliputi jasa penitipan, pembiayaan, distribusi, dan perdagangan emas.

Mengenai hal itu, Kepala Departemen Perizinan, Pemeriksaan Khusus, dan Pengendalian Kualitas Pengawasan Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya OJK Edi Setijawan berpendapat, bisnis yang makin luas dimiliki Pegadaian dengan adanya izin usaha bullion, tak akan mengganggu atau tumpang tindih dengan bisnis pergadaian swasta.

"Sebab, mereka punya pasar sendiri-sendiri," ungkapnya saat ditemui Kontan di kawasan Jakarta Selatan, Kamis (27/2).

Baca Juga: Dirut BRI Sunarso Sebut Peluncuran Bank Emas Pegadaian Jadi Sumber Pertumbuhan Baru

Edi menerangkan pergadaian swasta lebih menyasar segmen masyarakat kalangan menengah ke bawah. Bahkan, ada pergadaian swasta yang memang menyediakan layanan gadai untuk baju hingga alat-alat rumah tangga. 

Edi menganggap Pegadaian dan pergadaian swasta justru saling melengkapi dan bukan saling mematikan. Dia menyampaikan kalau persaingannya itu sehat, industri pergadaian tentu saja bisa terus berkembang ke depannya.

"Jadi, persaingannya perlu dijaga secara sehat," kata Edi.

Baca Juga: Pasca Bank Emas Meluncur, Animo Deposito Emas di Pegadaian Mengkilat

Sebagai informasi, Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar mengatakan industri pergadaian telah menyalurkan pinjaman mencapai Rp 88,05 triliun per Desember 2024.

"Nilai itu tumbuh sebesar 26,9%, jika dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya," ucapnya dalam konferensi pers di kawasan Jakarta Selatan, Selasa (11/2).

Jika ditelaah berdasarkan data OJK, pertumbuhan per Desember 2024 tercatat melambat jika dibandingkan posisi pertumbuhan per November 2024. Industri pergadaian telah menyalurkan pinjaman mencapai Rp 87,79 triliun per November 2024. Nilai itu mengalami peningkatan sebesar 28,33%, jika dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×