kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.597.000   -16.000   -0,61%
  • USD/IDR 17.998   74,00   0,41%
  • IDX 6.148   -94,03   -1,51%
  • KOMPAS100 799   -14,31   -1,76%
  • LQ45 612   -9,30   -1,50%
  • ISSI 212   -3,34   -1,55%
  • IDX30 339   -4,87   -1,42%
  • IDXHIDIV20 427   -2,25   -0,52%
  • IDX80 91   -1,67   -1,79%
  • IDXV30 116   -0,86   -0,73%
  • IDXQ30 110   -0,92   -0,84%

OJK: Branchless banking tidak 'makan' pasar LKM


Jumat, 16 Januari 2015 / 12:09 WIB
ILUSTRASI. Talenan bisa menjadi tempat hidup banyak bakteri, maka Anda perlu mengetahui cara tepat mencuci talenen dengan tepat


Reporter: Maggie Quesada Sukiwan | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Lembaga Keuangan Mikro (LKM) khawatir dengan keberadaan branchless banking bakal mematikan usahanya. Pasalnya konsumen LKM berpotensi beralih menggunakan jasa branchless banking.

Edhie Natalis, Deputi Direktur Pengelolaan Komunikasi Hubungan Kelembagaan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengakui bahwa ada kekhawatiran semacam itu. Namun menurutnya, baik branchless banking maupun LKM memiliki karakteristik nasabah yang berbeda.

Sehingga, masing-masing memiliki cakupan dan porsinya masing-masing. "Justru akan saling mengisi. Branchless banking bisa cover apa yang tidak bisa di cover oleh LKM, dan begitu pula sebaliknya," kata Edhie, Kamis (16/1) kemarin.

Hal serupa juga digambarkan oleh Moch Ihsanudin, Kepala Departemen Pengawas Industri Keuangan Non Bank OJK. Dia menjelaskan, konsumen LKM merupakan tipikal nasabah setia karena telah memiliki ikatan emosional yang erat dengan pihak LKM.

Oleh karena itu, ia memproyeksikan tak akan ada gesekan yang akan timbul antara branchless banking dan LKM.

"Contohnya, nasabah LKM kalau ditawarkan branchless banking ya biasanya tidak mau. Karena mereka bilang dari dulu sudah lama sama LKM," tuturnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×