kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.947.000   -7.000   -0,24%
  • USD/IDR 16.802   -28,00   -0,17%
  • IDX 8.291   159,23   1,96%
  • KOMPAS100 1.172   25,90   2,26%
  • LQ45 842   12,51   1,51%
  • ISSI 296   7,86   2,73%
  • IDX30 436   5,12   1,19%
  • IDXHIDIV20 520   1,62   0,31%
  • IDX80 131   2,69   2,10%
  • IDXV30 143   1,37   0,97%
  • IDXQ30 141   0,56   0,40%

OJK Catat Aset Asuransi Tembus Rp 1.181,21 Triliun per September 2025


Minggu, 09 November 2025 / 10:32 WIB
OJK Catat Aset Asuransi Tembus Rp 1.181,21 Triliun per September 2025
ILUSTRASI. total aset industri asuransi nasional tercatat naik 3,39% menjadi Rp 1.181,21 triliun per September 2025.


Reporter: Aulia Ivanka Rahmana | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyampaikan, total aset industri asuransi nasional tercatat mencapai sebesar Rp 1.181,21 triliun per September 2025. Angka ini tumbuh 3,39% secara tahunan (year on year/YoY).

Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun OJK, Ogi Prastomiyono menjelaskan, dari sisi asuransi komersial, total aset tercatat sebesar Rp 958,54 triliun atau meningkat 3,91% YoY.

Kinerja asuransi komersial juga tercermin dari pendapatan premi yang mencapai Rp 246,34 triliun sepanjang Januari-September 2025, naik 0,38% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. 

Baca Juga: Intip Upaya BI Dorong Bank Turunkan Bunga Kredit

Rinciannya, pendapatan premi asuransi jiwa tercatat Rp 132,85 triliun, masih terkontraksi 2,06% YoY, sedangkan premi asuransi umum dan reasuransi tumbuh 3,38% YoY menjadi Rp 113,49 triliun.

Secara umum, permodalan industri asuransi komersial masih berada dalam kondisi solid. Risk Based Capital (RBC) industri asuransi jiwa tercatat sebesar 481,94%, sedangkan RBC asuransi umum dan reasuransi mencapai 326,38%.

Kedua angka tersebut jauh di atas ambang batas ketentuan minimum (threshold) sebesar 120%.

Sementara itu, total aset asuransi non-komersial yang mencakup BPJS Kesehatan, BPJS Ketenagakerjaan, serta program jaminan bagi ASN, TNI, dan Polri mencapai Rp 222,67 triliun atau tumbuh 1,21% secara tahunan.

Pada sektor dana pensiun, total aset per September 2025 mencapai Rp 1.622,78 triliun atau naik 8,18% YoY. Rinciannya, program pensiun sukarela mencatat aset sebesar Rp 397,83 triliun (tumbuh 4,47% YoY), sementara program pensiun wajib mencapai Rp 1.224,95 triliun (tumbuh 9,44% YoY).

Adapun pada industri penjaminan, total aset per September 2025 tercatat sebesar Rp 48,24 triliun atau meningkat 1,37% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Selanjutnya: Apa itu El Nino? Ketahui Penyebab, Dampak, dan Pengaruhnya pada Iklim Global

Menarik Dibaca: Tanaman Herbal untuk Obat Sakit Perut, Redakan Nyeri dengan Pengobatan Rumahan!

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×