kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.645.000   -15.000   -0,56%
  • USD/IDR 17.870   -65,00   -0,36%
  • IDX 5.821   -75,34   -1,28%
  • KOMPAS100 752   -12,33   -1,61%
  • LQ45 573   -10,72   -1,84%
  • ISSI 201   -1,70   -0,84%
  • IDX30 325   -6,09   -1,84%
  • IDXHIDIV20 401   -6,69   -1,64%
  • IDX80 86   -1,38   -1,59%
  • IDXV30 108   -1,25   -1,14%
  • IDXQ30 105   -1,88   -1,76%

OJK Catat Permodalan Industri Asuransi Masih Terjaga pada Awal Tahun 2023


Senin, 27 Februari 2023 / 20:12 WIB
ILUSTRASI. Karyawan melintas di depan logo asuransi umum di kantor Asosiasi Asuransi |Umum Indonesia (AAUI) Jakarta, Kamis (26/1/2023). /pho KONTANCarolus Agus Waluyo/26/01/2023.


Reporter: Maria Gelvina Maysha | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat permodalan di sektor perasuransian masih terjaga. Hal ini terlihat dari risk based capital (RBC) di industri asuransi jiwa dan asuransi umum yang masing-masing mencatatkan sebesar 477,73% dan 321,77% pada Januari 2023.

Namun dalam siaran pers mengenai perkembangan sektor jasa keuangan pada Senin (27/2), terlihat RBC tersebut menurun daripada periode Desember 2022 yang sebesar 484,22% untuk asuransi jiwa dan 326,99% untuk asuransi umum.

Meskipun RBC dalam tren yang menurun dan beberapa perusahaan asuransi dimonitor ketat RBC-nya, tetapi secara agregat RBC industri asuransi masih berada di atas threshold sebesar 120%.

Baca Juga: Ada Kesediaan Setor Modal dalam RPK Tambahan, OJK Tunggu Pemegang Saham Kresna Life

Adapun demikian, premi asuransi umum dan reasuransi tumbuh sebesar 19,80 % secara tahunan pada Januari 2023 yakni mencapai Rp 14,53 triliun. Meskipun begitu, premi asuransi jiwa di 2023 terkontraksi sebesar 5,25% menjadi Rp 16,02 triliun.

Di samping itu, pendapatan premi sektor asuransi secara keseluruhan pada Januari 2023 mencapai Rp 30,55 triliun atau tumbuh sebesar 5,22% secara tahunan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×