kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.461.000   0   0,00%
  • USD/IDR 15.130   40,00   0,26%
  • IDX 7.697   -47,60   -0,61%
  • KOMPAS100 1.196   -13,16   -1,09%
  • LQ45 960   -10,60   -1,09%
  • ISSI 231   -1,75   -0,75%
  • IDX30 493   -3,97   -0,80%
  • IDXHIDIV20 592   -5,69   -0,95%
  • IDX80 136   -1,30   -0,95%
  • IDXV30 143   0,32   0,23%
  • IDXQ30 164   -1,28   -0,77%

OJK Catat RBC Industri Asuransi Umum 325,62% pada April 2024


Selasa, 11 Juni 2024 / 23:06 WIB
OJK Catat RBC Industri Asuransi Umum 325,62% pada April 2024
ILUSTRASI. Agen asuransi memberikan informasi produk asuransi kepada nasabah di kantor cabang Tugu Insurance Jakarta, Selasa (28/2/2023). OJK Catat RBC Industri Asuransi Umum 325,62% pada April 2024, Begini Kondisi Pemain


Reporter: Aulia Ivanka Rahmana | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat permodalan di industri asuransi komersial tetap solid, yang terlihat dari Risk Based Capital (RBC) industri asuransi umum yang berada di batas aman pada April 2024.

Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya OJK, Agusman, mengatakan RBC industri asuransi umum tercatat sebesar 325,62% pada April 2024.

Angka ini meningkat dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya. "Kinerja tersebut didukung permodalan yang solid, RBC tersebut jauh di atas threshold sebesar 120%," ujar Agusman saat paparan RDK OJK, Senin (10/6).

Baca Juga: OJK : RBC Industri Asuransi Masih Berada di Batas Aman

Sementara itu, premi industri asuransi umum dan reasuransi tercatat meningkat 16,99% secara tahunan menjadi Rp 52,78 triliun pada April 2024.

Adapun untuk total aset industri asuransi di Indonesia mencapai Rp 1.121,69 triliun pada April 2024, RBC ini meningkat dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya yaitu Rp 1.105,75 triliun.

"Angka aset industri asuransi alami kenaikan 1,44% pada April 2024 secara tahunan atau year on year (YoY)," lanjut Agusman.

PT Asuransi Simas Insurtech melaporkan RBC perusahaan pada Mei 2024  sebesar 177,19% dan pada periode Desember 2023 tercatat 304,82%.

Baca Juga: RBC TUGU Insurance Kian Tebal

Direktur Utama Simas Insurtech, Teguh Aria Djana, mengatakan penyebab penurunan RBC ini karena pertumbuhan premi yang besar di bulan Mei 2024 yaitu Rp 1,592 triliun dibandingkan dengan Mei 2023 sebesar Rp 302,8 miliar.

"Di sepanjang 2024 ini kami melihat bahwa RBC akan meningkat kembali karena pada akhir tahun cadangan premi yang besar saat ini (Mei 2024) akan menjadi pendapatan," ujar Teguh kepada Kontan.co.id, Selasa (11/6).

Untuk menjaga RBC, Simas Insurtech menjalankan bisnis secara hati-hati dan prudent, sehingga RBC perusahaan diharapkan bisa tetap berada di atas 120%.

PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk (TUGU) menjelaskan kondisi RBC perusahaan hingga April 2024 sebesar 547%, RBC ini jauh di atas batas minimum yang telah ditetapkan oleh OJK.

Baca Juga: Taspen Klaim Total Aset Meningkat 13,61% di Tahun 2023

Presiden Direktur Asuransi Tugu Pratama, Tatang Nurhidayat mengatakan, sebagai perbandingan, pencapaian RBC perusahaan pada bulan Desember 2023 sebesar 530%, terjadi pertumbuhan RBC pada bulan April 2024 menjadi sebesar 547%. 

"Hal tersebut tidak lepas dari kekuatan permodalan perseroan yang solid dan pengelolaan risiko yang baik," ujar Tatang kepada Kontan.co.id, Selasa (11/6).

Di tahun ini, Tugu Insurance tetap optimistis dapat menjaga RBC dan terus melakukan usaha secara optimal agar dapat memiliki RBC jauh di atas ketentuan yang diberikan oleh regulator dan rata-rata industri.

"Harapannya dengan menjaga angka RBC yang baik, hal ini dapat meningkatkan kepercayaan dari para pemegang saham dan pelanggan," lanjut Tatang.

Baca Juga: Masuki Periode Emas, Jasindo Siapkan Strategi Bisnis Berkelanjutan

Saat ini Tugu Insurance tidak memiliki rencana untuk melakukan penambahan modal, Tatang bilang karena modal yang dimiliki perusahaan sudah jauh di atas modal minimum yang disyaratkan OJK. 

Selain itu, tingkat RBC sudah relatif stabil, karena Tugu Insurance selalu mengupayakan analisa yang mendalam terhadap berbagai risiko yang diambil oleh perusahaan. Pada bulan April 2024, total ekuitas Tugu Insurance adalah sebesar Rp 6,8 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Sales Mastery [Mau Omzet Anda Naik? Ikuti Ini!] Omzet Meningkat dengan Digital Marketing #BisnisJangkaPanjang, #TanpaCoding, #PraktekLangsung

[X]
×