kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

OJK: Kredit bisa tumbuh di atas 2% jika kredit modal kerja dijamin pemerintah


Senin, 04 Mei 2020 / 19:21 WIB
ILUSTRASI. Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso memberikan sambutan dalam acara Pertemuan Tahunan Industri Jasa Keuangan Tahun 2020 di Palembang, Sumatera Selatan, Kamis (6/2/2020). OJK menyebut kredit bisa tumbuh di atas 2% di tahun in


Reporter: Dina Mirayanti Hutauruk | Editor: Tendi Mahadi

Wimboh menambahkan, penjaminan kredit modal kerja terhadap sektor yang terdampak Covid-19 tersebut tidak hanya akan membawa dampak positif terhadap penyaluran kredit tahun ini. Tetapi juga akan sekaligus jadi sentimen positif bagi pasar saham.

"Pasar saham ini memang akan butuh waktu untuk kembali. Sejak 23 Maret sudah positif tapi trennya kemudian agak flat. Stimulus jaminan kredit modal kerja ini bisa akan membawa sentimen positif bagi emiten," ujarnya.

Baca Juga: Tekan rasio pembiayaan bermasalah, MTF percepat restrukturisasi

Sementara data Bank Indonesia (BI), kredit pada bulan Maret tumbuh 7,2% yoy, lebih tinggi dari bulan sebelumnya yang hanya tumbuh 5,5%. Kredit modal kerja tercatat tumbuh 5,1% menjadi Rp 2.565,7 triliun, naik dari bulan sebelumnya yang hanya naik 2,6%.

Kredit investasi juga bergerak positif tumbuh 13% menjadi Rp 1.515,2 triliun, naik dari pertumbuhan bulan sebelumnya sebesar 10%. Sedangkan kredit konsumer tumbuh melandai jadi 5,4% jadi Rp 1.622,6 triliun dari 6,1% pada Februari.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×