kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.595.000   15.000   0,58%
  • USD/IDR 17.889   -99,00   -0,55%
  • IDX 6.099   -22,95   -0,37%
  • KOMPAS100 790   -3,69   -0,47%
  • LQ45 605   -3,24   -0,53%
  • ISSI 212   -0,31   -0,15%
  • IDX30 335   -2,26   -0,67%
  • IDXHIDIV20 426   -0,16   -0,04%
  • IDX80 90   -0,42   -0,46%
  • IDXV30 116   0,34   0,30%
  • IDXQ30 109   -0,30   -0,27%

OJK: Pertumbuhan DPK bank BUMN cukup rendah


Senin, 11 Desember 2017 / 22:50 WIB


Reporter: Galvan Yudistira | Editor: Rizki Caturini

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK) bank BUMN sampai Oktober 2017 masih cukup rendah. Hal ini bisa dilihat dari realisasi pertumbuhan DPK sebesar 17,6% secara tahunan atau year on year (yoy).

Pertumbuhan DPK Bank BUMN ini lebih rendah jika dibandingkan DPK industri yang tumbuh 89% yoy.

Irnal Fiscalutfi, Direktur Pengawasan Bank OJK mengatakan, ada dua sebab pertumbuhan DPK Bank BUMN ini cukup rendah. Pertama adalah karena pengalihan Dana Alokasi Umum (DAU)/ Dana Bagi Hasil (DBH) dari pemerintah pusat ke pemda.

Kedua karena suku bunga DPK bank BUKU 3 dan 4 relatif rendah. "Disinyalir ada perpindahan DPK dari bank BUKU besar ke bank kecil," kata Irnal, Kamis (7/12) Sebagai info, penghimpunan DPK sampai Oktober 2017 sebesar 89% dari target 2017.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×