kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.970   57,00   0,32%
  • IDX 5.710   66,66   1,18%
  • KOMPAS100 737   9,37   1,29%
  • LQ45 559   6,28   1,14%
  • ISSI 199   2,38   1,21%
  • IDX30 317   2,80   0,89%
  • IDXHIDIV20 390   0,80   0,21%
  • IDX80 84   1,03   1,25%
  • IDXV30 107   -0,11   -0,11%
  • IDXQ30 102   0,46   0,45%

OJK: Pertumbuhan DPK bank BUMN cukup rendah


Senin, 11 Desember 2017 / 22:50 WIB


Reporter: Galvan Yudistira | Editor: Rizki Caturini

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK) bank BUMN sampai Oktober 2017 masih cukup rendah. Hal ini bisa dilihat dari realisasi pertumbuhan DPK sebesar 17,6% secara tahunan atau year on year (yoy).

Pertumbuhan DPK Bank BUMN ini lebih rendah jika dibandingkan DPK industri yang tumbuh 89% yoy.

Irnal Fiscalutfi, Direktur Pengawasan Bank OJK mengatakan, ada dua sebab pertumbuhan DPK Bank BUMN ini cukup rendah. Pertama adalah karena pengalihan Dana Alokasi Umum (DAU)/ Dana Bagi Hasil (DBH) dari pemerintah pusat ke pemda.

Kedua karena suku bunga DPK bank BUKU 3 dan 4 relatif rendah. "Disinyalir ada perpindahan DPK dari bank BUKU besar ke bank kecil," kata Irnal, Kamis (7/12) Sebagai info, penghimpunan DPK sampai Oktober 2017 sebesar 89% dari target 2017.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×