kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.570.000   -10.000   -0,39%
  • USD/IDR 17.930   2,00   0,01%
  • IDX 6.194   75,05   1,23%
  • KOMPAS100 797   9,08   1,15%
  • LQ45 610   6,94   1,15%
  • ISSI 216   3,57   1,68%
  • IDX30 339   3,43   1,02%
  • IDXHIDIV20 434   4,14   0,96%
  • IDX80 91   1,12   1,24%
  • IDXV30 118   1,54   1,32%
  • IDXQ30 110   0,76   0,70%

OJK: Premi Asuransi Syariah Capai Rp 15,96 Triliun pada Agustus 2026


Selasa, 06 Oktober 2026 / 13:04 WIB
OJK: Premi Asuransi Syariah Capai Rp 15,96 Triliun pada Agustus 2026
ILUSTRASI. Ilustrasi asuransi syariah (KONTAN/Cheppy A. Muchlis)


Reporter: Ade Priyatin | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat kontribusi atau premi industri asuransi syariah turun per Agustus 2026.

Pada periode ini, premi asuransi industri asuransi syariah tercatat Rp 15,96 triliun. Angka tersebut masih lebih rendah dibandingkan dengan posisi yang sama di tahun sebelumnya yang senilai Rp 18,07 triliun.

"Pertumbuhan kontribusi asuransi syariah membaik dibandingkan bulan sebelumnya menjadi minus 0.12% year on year (YoY)," ujar Kepala Eksekutif Pengawasan Perbankan OJK Dian Ediana Rae dalam Konferensi Pers Asesmen Sektor Jasa Keuangan dan Kebijakan OJK Hasil RDKB September 2026, Senin (5/10/2026).

Baca Juga: Bank JTrust (BCIC) Kejar Free Float 15%, Siapkan Pelepasan Saham Pengendali

Jika dicermati lebih lanjut, premi asuransi syariah pada periode Agustus 2026 yang turun sebesar 0,12% YoY masih lebih kecil dibandingkan dengan kinerjanya pada bulan Juli 2026 yang turun sebesar 12,67% YoY.

Selain itu, laju kinerja premi industri asuransi syariah secara bulanan juga menunjukkan tren pertumbuhan yang positif.

Pada Juli 2026, kontribusi atau premi industri asuransi syariah mencapai Rp 14,19 triliun. Jumlah ini kemudian terus bertumbuh hingga Agustus 2026 yang mencatatkan kontribusi sebesar Rp 15,96 triliun.

Sebagai informasi, aset industri asuransi syariah juga mencatatkan tren positif.

Pada Agustus 2026, aset industri asuransi jiwa syariah mencapai Rp38,80 triliun. Jumlah tersebut naik 9,60% dibandingkan posisi Agustus 2025 yang sebesar Rp 35,40 triliun.

Pertumbuhan aset juga terjadi pada segmen asuransi umum syariah. Nilai asetnya meningkat 7,86% secara tahunan menjadi Rp 10,70 triliun pada Agustus 2026, dari Rp 9,92 triliun pada periode yang sama di tahun sebelumnya.

Baca Juga: Paylater Perbankan Kian Subur, Tumbuh 29,1% per Agustus 2026

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×