kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   10.000   0,38%
  • USD/IDR 16.910   28,00   0,17%
  • IDX 9.075   42,82   0,47%
  • KOMPAS100 1.256   8,05   0,64%
  • LQ45 889   7,35   0,83%
  • ISSI 330   0,23   0,07%
  • IDX30 452   3,62   0,81%
  • IDXHIDIV20 533   4,12   0,78%
  • IDX80 140   0,85   0,61%
  • IDXV30 147   0,15   0,10%
  • IDXQ30 145   1,19   0,83%

Outstanding BSI Griya Capai Rp 69,98 Triliun pada 2025, Nasabah Muda Mendominasi


Kamis, 15 Januari 2026 / 11:48 WIB
Outstanding BSI Griya Capai Rp 69,98 Triliun pada 2025, Nasabah Muda Mendominasi
ILUSTRASI. BSI Catat Kenaikan Pembiayaan Kepemilikan Rumah (KONTAN/Carolus Agus Waluyo)


Reporter: Lydia Tesaloni | Editor: Ignatia Maria Sri Sayekti

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kebutuhan hunian di Indonesia menunjukkan tren peningkatan. Kondisi ini turut mendorong pertumbuhan pembiayaan perumahan PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI), khususnya melalui produk BSI Griya.

Corporate Secretary BSI Wisnu Sunandar mengatakan, sepanjang 2025 BSI Griya mencatatkan rerata booking pembiayaan sekitar Rp 1 triliun per bulan. Pembiayaan tersebut didominasi oleh pembelian rumah pertama dengan nilai Rp 500 juta–Rp 2 miliar, termasuk take over, renovasi, dan kebutuhan griya lainnya.

“Sekitar 60% portofolio BSI Griya berasal dari segmen nasabah muda, yakni generasi Y dan Z,” ujar Wisnu kepada Kontan, Rabu (14/1/2026).

Segmen konsumer, khususnya pembiayaan griya, disebut menjadi fokus utama BSI. Pasalnya, sektor perumahan merupakan salah satu prioritas pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional sekaligus penyediaan hunian bagi masyarakat.

Baca Juga: Tren Industri Turun, Permintaan KPR BSI Diklaim Naik Capai Rp 1 Triliun Per Bulan

Hingga Desember 2025, outstanding pembiayaan BSI Griya tercatat mencapai Rp 69,98 triliun. Hasil itu meningkat dari posisi Rp 56,83 triliun pada Desember 2024. Wisnu menyebut, capaian itu menempatkan BSI di jajaran enam besar bank penyalur pembiayaan perumahan nasional dengan kualitas pembiayaan yang tetap terjaga.

Di tengah tantangan makroekonomi, BSI pada tahun ini akan memfokuskan bisnis griya pada pembiayaan rumah pertama. Selain itu, bank juga mengoptimalkan layanan pembelian rumah melalui kanal digital serta memperkuat kolaborasi dengan segmen aparatur sipil negara (ASN), payroll, dan institusi lainnya sebagai pintu masuk layanan one stop service BSI.

Kinerja positif BSI Griya juga ditopang oleh kerja sama dengan lebih dari 2.300 pengembang properti. Ditambah lagi, produk ini menawarkan sejumlah keunggulan seperti angsuran kompetitif dan pasti hingga lunas, proses pengajuan yang cepat, skema syariah yang transparan, bebas denda, bebas biaya provisi dan appraisal hingga pembiayaan Rp 5 miliar, biaya administrasi mulai dari Rp 0, serta tenor fleksibel hingga 30 tahun.

Baca Juga: Penyaluran FLPP BSI Lewati Target, Kuota 2025 Ditambah 5.000 Unit

“Seluruh fitur tersebut menjadikan BSI Griya sebagai solusi pembiayaan perumahan yang aman, terjangkau, dan berkelanjutan bagi masyarakat,” kata Wisnu.

Lebih lanjut, Wisnu menuturkan bahwa pertumbuhan pembiayaan griya BSI juga tidak terlepas dari dukungan kebijakan dan stimulus pemerintah, khususnya program penyaluran tiga juta rumah melalui skema KPR Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

Baca Juga: Dimulai Tahun Ini, BSI Siapkan Implementasi Pembiayaan KUR Perumahan

Selanjutnya: Kemenhaj Tekankan Penggunaan Anggaran Operasional Haji Rp18,2 Triliun Tepat&Akuntabel

Menarik Dibaca: Promo Sultan Isra Miraj di Emado’s 8 Ayam & 10 Porsi Nasi Mandhi Harga Spesial

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Foreign Exchange & Hedging Strategies Investing From Zero

[X]
×