kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.711.000   2.000   0,07%
  • USD/IDR 17.818   -194,00   -1,08%
  • IDX 6.008   121,62   2,07%
  • KOMPAS100 794   18,85   2,43%
  • LQ45 597   10,61   1,81%
  • ISSI 206   5,10   2,54%
  • IDX30 339   4,60   1,38%
  • IDXHIDIV20 418   3,54   0,86%
  • IDX80 90   1,96   2,24%
  • IDXV30 113   2,76   2,50%
  • IDXQ30 109   1,12   1,03%

Pacu kredit, bank getol kerja sama dengan fintech


Senin, 16 Desember 2019 / 21:13 WIB
ILUSTRASI. ilustrasi fintech. /2017/01/04


Reporter: Anggar Septiadi | Editor: Tendi Mahadi

Dari catatan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Per Oktober fintech pendanaan telah menyalurkan pinjaman Rp 68,00 triliun dengan pertumbuhan 200,01% (ytd). Pun jumlah pemberi pinjaman tumbuh signifikan sebesar 178,62% (ytfd) menjadi 578.158 entitas.

Sayangnya, jumlah pemberi pinjaman dari institusi tergolong masih minim. Dari 578.158 entitas, cuma 0,18% atau setara 1.040 pemberi pinjaman yang berbadan usaha, sisanya merupakan pemberi pinjaman individual.

Pertumbuhan yang besar, dan minimnya pemberi pinjaman berbadan usaha ini pula yang bikin sejumlah bank lain tertarik melakukan kerjasama pembiayaan dengan fintech. PT Bank Oke Indonesia Tbk (DNAR) misalnya berencana melakukan kerja sama pembiayaan dengan fintech pada 2020 mendatang.

Baca Juga: Bersaing dengan digital, kini bank kurangi biaya operasional

“Tahun depan kami berencana melakukan sinergi dengan fintech. Targetnya kami bisa menyalurkan pembiayaan sebesar 5% dari total kredit atau setara Rp 200 miliar,” kata Direktur Bank Oke Efdinal Alamsyah kepada Kontan.co.id.

Tak cuma bank umum, BPR juga turut membidik kerja sama serupa. Ketua Umum Perhimpunan Bank Perkreditan Rakyat Indonesia (Perbarindo) Joko Suyanto mengaku saat ini pihaknya juga tengah mengembangkan model kerja sama antara BPR dengan sejumlah fintech.

“Potensinya baik, meskipun volume yang sudah disalurkan memang masih kecil masih puluhan miliar sebab model bisnisnya memang masih diteliti dan dikembangkan. Karena meskipun bekerja sama dengan fintech, sebagai bank kami perlu melakukan mitigasi risiko yang baik dan mengedepankan prinsip kehati-hatian dalam menyalurkan dana,” katanya kepada Kontan.co.id.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×