kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45795,33   3,48   0.44%
  • EMAS938.000 0,00%
  • RD.SAHAM 0.14%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.04%

Pacu kredit multiguna, bank daerah andalkan digitalisasi


Kamis, 06 Februari 2020 / 19:51 WIB
Pacu kredit multiguna, bank daerah andalkan digitalisasi
ILUSTRASI. Bank daerah mengandalkan digitalisasi untuk memacu kredit multiguna.

Reporter: Anggar Septiadi | Editor: Komarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Penyaluran kredit multiguna terus didorong oleh bank daerah. Strategi digitalisasi serta kerja sama dengan tekfin (teknologi finansial) tengah disiapkan guna pacu pertumbuhan.

Direktur Pemasaran PT Bank Pembangunan Daerah Sumatera Selatan dan Bangka Belitung Antonius Prawiro Argo misalnya menyatakan, saat ini pihaknya tengah menyiapkan produk digital di segmen ini.

Baca Juga: Kredit konstruksi tumbuh tinggi di tahun 2019 kemarin

“Saat ini masih dalam kajian. Sementara untuk penyalurannya tahun lalu kredit multiguna kami mencapai Rp 11,05 triliun dengan pertumbuhan 10,39%,” katanya kepada Kontan.co.id, Kamis (6/2).

Mengacu laporan keuangan per Desember 2019, kredit multiguna jadi andalan penyaluran kredit. Tahun lalu, Bank Sumsel Babel tercatat menyalurkan total kredit Rp 15,25 triliun dengan pertumbuhan 12,4% (yoy).

Sementara strategi berbeda akan dilakukan PT Bank Pembangunan Daerah Yogyakarta. Bank daerah lebih memilih bekerja sama dengan tekfin untuk memacu kredit di sektor konsumer ini.

“Kami sedang penjajakan dengan sejumlah perusahaan tekfin. Adapun tahun lalu, kredit konsumer kami tumbuh 15,7%, sementara tahun ini kami targetkan bisa tumbuh 11,5%,” kata Direktur Pemasaran BPD DIY Agus Trimurjanto kepada Kontan.co.id.

Corporate Secretary PT Bank Pembangunan Daerah Sumatera Utara Syahdan Siregar juga berharap digitalisasi yang kini tengah dikembangkan dapat membantu target pertumbuhan kredit multiguna.

“Tahun ini, kami menargetkan pertumbuhan kredit multiguna 4,8% atau senilai Rp 640 miliar. Salah satu upaya pendorong akan kami lakukan dengan digitalisasi via aplikasi ponsel yang kini masih kami rencanakan,” katanya kepada Kontan.co.id.

Adapun tahun lalu, pertumbuhan kredit multiguna Bank Sumut tercatat 11,4% (yoy) dengan nilai Rp 1,3 triliun.

Sementara PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (BJTM) yang telah memiliki platform kredit multiguna digital bertajuk e-KMG bagi para Aparat Sipil Negara mengaku telah berhasil mendorong pertumbuhan.

Direktur Keuangan Bank Jatim Ferdian Satyagraha bilang penyaluran kredit multiguna perseroan tahun lalu melebihi target yang dicanangkan.

“Tahun lalu, kami pasang target pertumbuhan kredit multiguna 5%, sementara realisasinya sebesar 8,4%. Via e-KMG seluruh ASN di Jawa Timur kini bisa mengajukan kredit secara online dimanapun dengan proses yang cepat dan mudah,” imbuhnya.

Baca Juga: Waspadai kredit berisiko, perbankan bakal makin selektif

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.


TERBARU

[X]
×