kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.850.000   19.000   0,67%
  • USD/IDR 17.099   75,00   0,44%
  • IDX 6.971   -18,40   -0,26%
  • KOMPAS100 958   -7,36   -0,76%
  • LQ45 702   -6,10   -0,86%
  • ISSI 250   -0,25   -0,10%
  • IDX30 382   -5,99   -1,54%
  • IDXHIDIV20 472   -9,70   -2,02%
  • IDX80 108   -0,78   -0,72%
  • IDXV30 130   -2,34   -1,76%
  • IDXQ30 124   -2,23   -1,77%

Pada Tahun Lalu, Tren Hapus Buku Bank Besar Kompak Meningkat


Minggu, 04 Februari 2024 / 05:30 WIB
Pada Tahun Lalu, Tren Hapus Buku Bank Besar Kompak Meningkat
ILUSTRASI. Nasabah melalukan transaksi keuangan di kantor cabang BNI Tangerang Selatan, Rabu (9/2). /pho KONTAN/Carolus Agus Waluyo/09/02/2022.


Reporter: Adrianus Octaviano | Editor: Tendi Mahadi

“Meski NPL relatif menurun, perseroan tetap menjaga rasio pencadangan di level konservatif yakni sebesar 384%,” ujarnya.

PT Bank Central Asia Tbk (BCA) justru mencatat adanya penurunan aset yang dihapus buku. Berdasarkan laporan keuangannya, BCA hanya melakukan hapus buku asetnya senilai Rp 2,5 triliun, dibandingkan tahun sebelumnya mencapai Rp 3,17 triliun.

EVP Corporate Communication & Social Responsibility BCA Hera F. Haryn bilang penghapusbukuan kredit di BCA mayoritas terjadi pada segmen kredit konsumer, khususnya Kredit Kendaraan Bermotor.

Namun, Ia melihat rasio NPL BCA tetap terjaga di angka 1,9% pada 2023. Di mana, itu didorong oleh pemulihan arus kas debitur seiring dengan perbaikan aktivitas perekonomian.

“BCA terus menerapkan disiplin manajemen risiko dalam penyaluran kredit,” tandasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×