kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.615.000   -20.000   -0,76%
  • USD/IDR 18.110   -15,00   -0,08%
  • IDX 6.040   1,68   0,03%
  • KOMPAS100 789   0,53   0,07%
  • LQ45 599   -3,49   -0,58%
  • ISSI 210   2,97   1,43%
  • IDX30 339   -1,95   -0,57%
  • IDXHIDIV20 422   -0,99   -0,24%
  • IDX80 90   0,01   0,01%
  • IDXV30 116   1,09   0,96%
  • IDXQ30 109   -0,38   -0,35%

Pangsa pasar kredit UMKM di 2010 mencapai 53,32%


Sabtu, 22 Januari 2011 / 08:56 WIB


Reporter: Nina Dwiantika | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Gubernur Bank Indonesia (BI) Darmin Nasution mengatakan, data terakhir 2010 menunjukkan pangsa kredit usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) dalam total kredit perbankan mencapai 53,32%. Selain itu, pertumbuhan kredit UMKM pun telah mencapai 25,17%. Angka ini menunjukkan bahwa kredit sektor UMKM mendominasi total kredit.

Tidak hanya itu, pertumbuhan tersebut juga ditopang dengan angka kredit macet atau non performing loan (NPL). Menurut Darmin, tingkat NPL non UMKM lebih tinggi jika dibandingkan dengan UMKM. Adapun tingkat kredit macet UMKM sebesar 2,65% lebih rendah dibanding non UMKM 3,15%.

Namun, dari keberhasilan itu, masih ada yang perlu diperbaiki untuk sektor UMKM, terutama di suku bunga pinjaman yang masih relatif tinggi jika dibandingkan dengan sektor korporasi. "Apabila suku bunga UMKM ini bisa kita turunkan lebih jauh, maka akan memberikan manfaat yang lebih vesar mendorong kegiatan ekonomi," ungkap Darmin Nasution, di acara Bankers Dinners, Gedung BI, Kamis (22/1).

Darmin memperkirakan, tahun 2011, pertumbuhan kredit berada dikisaran 20%-30% denga pertimbangan pertumbuhan ekonomi berjalan stabil.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Teori, Strategi & Taktik Penagihan Kredit/ Piutang Macet Secara Dini & Terintegrasi Serta Efisien & Efektif

[X]
×