kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

Pefindo mengantongi mandat Rp 82 triliun


Sabtu, 30 Juli 2016 / 09:50 WIB
Pefindo mengantongi mandat Rp 82 triliun


Reporter: Dina Farisah | Editor: Adi Wikanto

Jakarta. Tren penerbitan surat utang belum memudar. Sampai 25 Juli 2016 lalu, PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) meraup mandat penjaminan emisi total mencapai Rp 82,31 triliun. 

Hendro Utomo, Senior Vice President Division Head Financial Institution Ratings Pefindo, bilang, dari angka itu, mandat penjaminan emisi yang sudah tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) sebesar Rp 51,85 triliun. "Pemeringkatan emisi selama tujuh bulan ini sesuai ekspektasi kami," ujarnya kemarin.

Mandat penjaminan emisi yang masuk ke Pefindo berasal dari sembilan sektor industri dan 34 perusahaan. Sektor pembiayaan masih mendominasi dengan mandat total sebanyak Rp 15,49 triliun dari 10 perusahaan.

Sementara mandat penjaminan emisi yang belum tertoreh di BEI sebanyak 39 perusahaan senilai Rp 30,45 triliun.

Berdasarkan data Pefindo, perolehan mandat yang belum listing didominasi sektor perbankan. Ada lima bank yang menitipkan mandat dengan nilai Rp 11,85 triliun.

Mandat penjaminan emisi dengan nominal besar yang belum tercatat di bursa juga datang dari sektor pembiayaan dan properti. Masing-masing sektor ini menyumbang sembilan mandat kepada Pefindo total senilai Rp 5,12 triliun dan Rp 4,99 triliun.

Kontribusi sektor telekomunikasi terhadap mandat penjaminan emisi surat utang yang diterima Pefindo memang hanya bernilai Rp 2 triliun. Tapi, nilai itu hanya dari satu perusahaan saja.

Sedang berdasarkan jenis surat utang, mandat penjaminan emisi yang belum listing terdiri dari Rp 11,33 triliun berupa surat utang, sukuk, dan surat utang jangka menengah atau medium term notes (MTN).

Lalu, mandat penawaran umum berkelanjutan (PUB) senilai Rp 12,5 triliun. Dan sisanya yang Rp 6,62 triliun merupakan mandat rencana realisasi PUB.

Meski telah menerima mandat penjaminan senilai Rp 30,45 triliun yang belum listing, Pefindo belum bisa memastikan kapan ke-39 perusahaan pemberi mandat itu akan mencatatkan emisi surat utang mereka di BEI. 

Yang jelas, Pefindo masih berharap bisa meraih mandat penjaminan emisi baru di semester II 2016. Tapi, angkanya tidak akan sebesar semester I.

Hingga akhir tahun ini, perusahaan yang berdiri tahun 1993 itu menargetkan mandat yang listing sebesar Rp 60 triliun. Adapun realisasi mandat yang sudah listing per 25 Juli Rp 51,85 triliun. Artinya, nilai ini telah memenuhi 86% dari target akhir tahun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×