kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.627.000   -1.000   -0,04%
  • USD/IDR 17.876   21,00   0,12%
  • IDX 6.277   -107,68   -1,69%
  • KOMPAS100 821   -13,16   -1,58%
  • LQ45 626   -8,68   -1,37%
  • ISSI 216   -5,69   -2,56%
  • IDX30 347   -5,77   -1,63%
  • IDXHIDIV20 433   -6,98   -1,59%
  • IDX80 94   -1,46   -1,53%
  • IDXV30 119   -2,04   -1,69%
  • IDXQ30 112   -1,71   -1,50%

Pelan-pelan, BNI Kerek Bunga Kredit Sejak Mei dan Juni 2024


Jumat, 14 Juni 2024 / 09:18 WIB
Pelan-pelan, BNI Kerek Bunga Kredit Sejak Mei dan Juni 2024
ILUSTRASI. BNI mulai mengerek bunga sejalan dengan kenaikan suku bunga BI


Reporter: Adrianus Octaviano, Adrianus Octaviano | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kenaikan suku bunga kredit semakin pasti dilakukan oleh perbankan. Ini merupakan respon dari kenaikan suku bunga acuan Bank Indonesia (BI) pada April lalu sebesar 25 basis poin (bps).

Salah satu bank yang menyebut mulai menaikkan suku bunga adalah PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI). Direktur Keuangan BNI Novita W. Anggraini bilang mulai menaikkan bunga kreditnya pada Mei dan Juni ini.

”Diharapkan akan berdampak positif pada kinerja bank di kuartal III-2024 nanti,” ujar Novita.

Ia bilang penyesuaian kenaikan bunga kredit ini memang dilakukan atas dasar kenaikan suku bunga acuan yang dilakukan oleh BI. Namun, ia menegaskan bahwa kenaikan bunga kredit semata-mata tidak selalu ditentukan oleh kenaikan bunga acuan.

Baca Juga: Ini Strategi BNI Mendorong Produktivitas Karyawan

Lebih lanjut, Novita mengungkapkan bahwa penyesuaian suku bunga kredit akan dilakukan secara selektif bagi debitur segmen wholesale. Tentu juga disesuaikan dengan kemampuan membayar debitur, persaingan usaha, prospek sektor dari masing-masing debitur.

”Dan tidak akan berdampak negatif pada kualitas aset debitur BNI,” ujarnya.

Jika menilik data Suku Bunga Dasar Kredit (SBDK) BNI di website resminya, segmen kredit konsumsi non KPR tercatat memiliki bunga paling tinggi di segmen lainnya di level 8,80%. Di sisi lain, kredit konsumsi KPR di BNI tercatat memiliki SBDK yang rendah di level 7,40%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×