kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.613.000   23.000   0,89%
  • USD/IDR 17.924   -15,00   -0,08%
  • IDX 6.242   -56,72   -0,90%
  • KOMPAS100 813   -5,85   -0,71%
  • LQ45 621   -2,15   -0,35%
  • ISSI 215   -3,31   -1,52%
  • IDX30 344   -1,09   -0,32%
  • IDXHIDIV20 429   0,02   0,00%
  • IDX80 93   -0,53   -0,57%
  • IDXV30 116   -0,90   -0,76%
  • IDXQ30 111   -0,10   -0,09%

Peleburan divisi syariah Maybank dan BII mundur 2012


Selasa, 08 November 2011 / 16:32 WIB
ILUSTRASI. Mutasi virus corona, apa beda dengan virus sebelumnya?. REUTERS/Eduard Korniyenko TPX IMAGES OF THE DAY


Reporter: Astri Kharina Bangun

JAKARTA. Rencana Bank International Indonesia (BII) memperbesar bisnis syariahnya dengan menyatukan Unit Usaha Syariah (Divisi Perbankan Syariah) dan Bank Maybank Syariah belum bisa terwujud tahun ini.

"Diskusi dengan PT Perusahaan Pengelola Aset (PPA) masih belum selesai," ujar Komisaris dan Presiden & CEO Maybank, Sri Abdul, Selasa (8/11). Maybank memiliki 96,3% saham di PT Bank Maybank Syariah Indonesia sedangkan sisanya dimiliki oleh PPA.

Untuk bisa meleburkan Maybank Syariah ke BII, maka Maybank harus membeli saham milik PPA sehingga kepemilikan Maybank di Maybank Syariah menjadi 100%.

"Negosiasinya lebih lama dari yang kami duga. Tahun ini belum bisa diselesaikan. Mungkin di semester kedua tahun 2012," tutur Sri Abdul.

Presiden Direktur BII Rahardja Alimhamzah menambahkan, penundaan penyatuan tersebut memang lebih lama namun proses terus berjalan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×