kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.399.000   -1.000   -0,07%
  • USD/IDR 16.205
  • IDX 7.303   -25,01   -0,34%
  • KOMPAS100 1.136   -5,84   -0,51%
  • LQ45 913   -6,90   -0,75%
  • ISSI 219   0,08   0,04%
  • IDX30 455   -3,69   -0,80%
  • IDXHIDIV20 545   -3,99   -0,73%
  • IDX80 128   -0,83   -0,64%
  • IDXV30 127   0,06   0,05%
  • IDXQ30 153   -1,30   -0,84%

Pemberdayaan Wilayah Desa Jadi Fokus BRI Kembangkan Program Desa BRILiaN 2024


Jumat, 03 Mei 2024 / 15:53 WIB
Pemberdayaan Wilayah Desa Jadi Fokus BRI Kembangkan Program Desa BRILiaN 2024
ILUSTRASI. Kontan - BRI Kilas Online


Reporter: Tim KONTAN | Editor: Ridwal Prima Gozal

KONTAN.CO.ID - BRI kembali menggelar pelatihan desa pada tahun 2024 melalui ‘Kick Off New Desa BRILiaN 2024 Batch 1’. Acara pembuka Desa BRILiaN itu menjadi kelanjutan program BRI yang berhasil menyelenggarakan Desa BRILiaN sejak tahun 2020 lalu.

Direktur Bisnis Mikro BRI Supari menjelaskan, pada pelatihan tersebut BRI akan memberi peserta Desa BRILiaN sejumlah materi untuk dapat mengikuti setiap proses yang dilaksanakan dalam program Desa BRILiaN 2024. “Pelatihan-pelatihan yang dilakukan meliputi pelatihan kepemimpinan, kelembagaan desa dan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), kewirausahaan, inovasi desa, digitalisasi desa, teknik komunikasi dan materi tematik lainnya yang sangat dibutuhkan oleh desa,” ujar Supari.

Supari memaparkan, pelatihan akan dilaksanakan selama 1-2 bulan lebih secara daring. Setiap sesi materi selesai, para peserta akan diberikan beberapa tugas sebagai salah satu komponen penilaian BRI untuk memilih 40 desa terbaik. Kemudian, BRI mengkurasi lagi menjadi 15 desa terbaik yang akan mendapat pendampingan langsung.

Secara umum program Desa BRILiaN 2024 dibagi menjadi tiga batch selama bulan April - November 2024. Sebanyak 1.000 desa di seluruh Indonesia ditargetkan dapat mengikuti program Desa BRILiaN 2024. Desa-desa yang tergabung dalam program ini diharapkan menjadi sumber inspirasi kemajuan desa yang dapat direplikasi ke desa-desa lainnya.

Baca Juga: Jumlah Pemudik Naik, BRI Ajak Nasabah Manfaatkan Aplikasi BRImo untuk Pesan Tiket

Sejak dijalankan 3 tahun lalu, program Desa BRILiaN telah diikuti 3.178 desa yang aktif dan berkomitmen untuk maju melalui program-program yang telah direncanakan. Desa BRILiaN mengembangkan empat aspek yang terdapat dalam desa. Pertama, BUMDes sebagai motor ekonomi desa. Kedua, digitalisasi, implementasi produk dan aktivitas digital di desa. Ketiga, keberlanjutan, membangun desa yang ramah lingkungan dan masyarakat. Keempat, Innovation, kreatif dalam menciptakan inovasi.

Sementara itu, objek pemberdayaan dari program ini adalah  elemen-elemen kunci yang ada di desa yang meliputi Perangkat Desa (Kepala Desa), Pengurus BUMDes, Badan Permusyawaratan Desa, UMKM di Desa, Perwakilan kelompok Usaha (Klaster) dan Pegiat Produk Unggulan Kawasan Perdesaan (Prukades).

Supari menambahkan, dalam program ini, dilakukan pula penguatan ekosistem desa yang didukung dengan program penguatan kelompok-kelompok (Klaster) Usaha Mikro dengan nama Klasterkuidupku, dimana BRI mengidentifikasi keperluan pemberdayaan baik pelatihan usaha maupun bantuan sarana prasarana yang diberikan secara selektif.

Untuk mendukung pengembangan pasar, BRI menginisiasi pembentukan platform New Pasar.id, yaitu sebuah platform yang menghubungkan pedagang pasar dan pembeli secara online. Sedangkan untuk pemberdayaan UMKM, BRI juga telah mengembangkan platform pemberdayaan linkumkm.id untuk mendorong dan memfasilitasi UMKM naik kelas. Selain itu tentunya produk-produk layanan BRI yang dapat dimanfaatkan oleh desa dan BUMDes seperti Agen BRILink, Stroberi, QRIS dan produk lainnya.

Sebagai bank yang memiliki fokus kepada segmen usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM), peran BRI tidak terbatas sebagai Lembaga intermediary keuangan, yang memberikan value secara ekonomi namun juga memberikan social value berupa aksi pemberdayaan baik kepada individu pelaku usaha maupun pemberdayaan lembaga desa.

Baca Juga: Belanja dengan Kartu Kredit BRI di Alfamidi dan Naga Swalayan Gratis Minyak Goreng

“Pemberdayaan wilayah pedesaan menjadi isu yang perlu diperhatikan, mengingat perkembangan desa di Indonesia relatif belum merata dan menjadi tantangan bersama. Kami berharap program ini menjadi salah satu wadah yang dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh desa-desa yang terlibat sehingga pada akhirnya mampu mendorong kemajuan desa-desa di Indonesia”, tegas Supari.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×