kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.594.000   2.000   0,08%
  • USD/IDR 17.925   7,00   0,04%
  • IDX 5.936   -157,89   -2,59%
  • KOMPAS100 766   -19,50   -2,48%
  • LQ45 590   -11,49   -1,91%
  • ISSI 206   -6,41   -3,01%
  • IDX30 329   -5,48   -1,64%
  • IDXHIDIV20 423   -3,89   -0,91%
  • IDX80 88   -2,13   -2,38%
  • IDXV30 115   -1,40   -1,20%
  • IDXQ30 108   -1,08   -0,98%

Pembiayaan Pindar ke UMKM Meningkat, Kebutuhan Pengembangan Usaha Ikut Melesat


Jumat, 21 Agustus 2026 / 21:23 WIB
Pembiayaan Pindar ke UMKM Meningkat, Kebutuhan Pengembangan Usaha Ikut Melesat
ILUSTRASI. Pembuat Piring Lidi (TRIBUN BATAM/ARGIANTO DA NUGROHO)


Reporter: Ahmad Febrian | Editor: Ahmad Febrian

KONTAN.CO.ID - JAKARTA.  Penyaluran pembiayaan industri pinjaman daring (pindar) allias fintech lending kepada sektor usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) terus meningkat.

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat, pembiayaan pindar ke UMKM mencapai Rp35,12 triliun hingga Juni 2026. Tumbuh 23,25% secara tahunan alias year on year (yoy).

Nilai tersebut setara 33,41% dari total pembiayaan [pindar sebesar Rp105,14 triliun, dengan tingkat risiko kredit macet agregat (TWP90) sebesar 4,26%.

"Industri pindar memiliki posisi yang semakin penting dalam menyediakan alternatif pendanaan bagi UMKM," kata Kepala Eksekutif PVML OJK, Agusman, Jumat (21/8).

Seiring meningkatnya akses pembiayaan, kebutuhan UMKM terhadap penguatan kapasitas usaha juga semakin besar. Maka, RupiahCepat meluncurkan Womenpreneurship Business Bootcamp untuk membantu pelaku UMKM perempuan meningkatkan kemampuan bisnis sekaligus memperluas akses permodalan.

Baca Juga: Pefindo Perluas Layanan Kini Beri Penilaian Green Bond Hingga Reksadana

Program ini memberikan pelatihan gratis bagi peserta terpilih. Mulai dari pengelolaan usaha, pemasaran digital, literasi keuangan, pengembangan produk, hingga penyusunan rencana bisnis.

Sejak dibuka pada 10 Agustus 2026, program ini telah menarik 220 pendaftar dari 24 provinsi dengan bidang usaha beragam, mulai dari kuliner, fashion, hingga kerajinan ramah lingkungan.

Direktur PT Kredit Utama Fintech Indonesia (RupiahCepat), Anna Maria Chosani, mengatakan tingginya antusiasme peserta menunjukkan besarnya kebutuhan pelaku UMKM perempuan terhadap pengembangan kapasitas usaha.

 "Kami berharap program ini dapat menjadi jawaban bagi pengembangan kapasitas dan eksistensi pelaku UMKM perempuan," ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU

[X]
×