kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.913   43,00   0,24%
  • IDX 5.643   -177,60   -3,05%
  • KOMPAS100 728   -24,24   -3,22%
  • LQ45 553   -19,90   -3,47%
  • ISSI 197   -4,65   -2,31%
  • IDX30 314   -10,96   -3,37%
  • IDXHIDIV20 389   -11,74   -2,93%
  • IDX80 83   -2,75   -3,22%
  • IDXV30 107   -1,77   -1,63%
  • IDXQ30 102   -3,08   -2,93%

Pembiayaan turun, laba 4 multifinance tetap tumbuh


Rabu, 24 Februari 2016 / 18:01 WIB


Reporter: Mona Tobing | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Meskipun pembiayaan otomotif tahun lalu mengalami penurunan, namun perusahaan multifinance masih mampu meraih untung. Lihat saja kinerja empat multifinance yang dalam laporan keuangannya mampu membukukan laba hingga 15% di tahun 2015.

Keempat multifinance tersebut adalah PT Federal International Finance (FIF), PT BCA Finance (BCAF), PT Toyota Astra Financial Service (TAFS) dan PT BFI Multifinance (BFIN).

Rincian perolehan labanya antara lain, FIF meraih laba Rp 1,5 triliun naik 15%. Lalu laba BCAF naik 5% menjadi Rp 1,05 triliun, TAFS labanya tumbuh 10% menjadi Rp 306,30 miliar. Dan BFIN mampu meraih kenaikan laba 8,3% menjadi Rp 650 miliar.

Perolehan laba di saat kondisi penjualan kendaraan bermotor yang turun menandakan multifinance kian baik dalam memitigasi risiko bisnis.

Sudjono, Direktur Keuangan BFIN menjelaskan, asalkan fokus pada seleksi debitur dan menjaga prinsip kehati-hatian dalam penyaluran pembiayaan, maka kualitas aset juga akan terjaga dengan baik.

"Kuncinya menjaga non performing finance (NPF) tidak naik, agar aset juga bagus," ujarnya, Rabu (24/2).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×