kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.645.000   -15.000   -0,56%
  • USD/IDR 17.883   -52,00   -0,29%
  • IDX 5.839   -57,18   -0,97%
  • KOMPAS100 757   -7,86   -1,03%
  • LQ45 577   -6,86   -1,18%
  • ISSI 202   -0,82   -0,40%
  • IDX30 327   -3,92   -1,18%
  • IDXHIDIV20 403   -4,85   -1,19%
  • IDX80 86   -0,89   -1,02%
  • IDXV30 109   -0,80   -0,73%
  • IDXQ30 105   -1,27   -1,19%

Pendapatan fee e-banking BSM capai Rp 69,44 miliar


Minggu, 02 November 2014 / 12:26 WIB
ILUSTRASI. Ada 10 buah dan sayur yang direkomendasikan untuk menjaga gula darah Anda tetap rendah. Salah satunya jeruk.


Reporter: Issa Almawadi | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Bank Syariah Mandiri (BSM) mencatat transaksi e-banking melalui mesin ATM, BSM Mobile Banking, dan BSM Netbanking pada tahun 2014 mencapai 3,5 juta transaksi per bulan atau meningkat dibandingkan transaksi pada tahun 2013 yang sebesar 2,7 juta per bulan.

Dengan pencapaian itu, layanan e-banking BSM menyumbang Fee Based Income (FBI) sebesar Rp 69,44 miliar per September 2014. "Angka ini lebih tinggi dibanding FBI per September 2013 yang sebesar Rp 40,70 miliar," tulis Direktur Utama BSM Agus Sudiarto.

Untuk meningkatkan kontribusi fee based, BSM juga baru saja meluncurkan produk BSM E-Money dan produk BSM Mobile Banking Multiplatform guna meningkatkan layanan dan kenyamanan nasabah dalam bertransaksi. BSM E-Money dan BSM Mobile Banking itu sendiri merupakan hasil kerjasama dengan Bank Mandiri.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×