kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45900,82   11,02   1.24%
  • EMAS1.333.000 0,45%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Pendapatan Premi Asuransi Astra Capai Rp 1,92 Triliun Per Februari 2024


Senin, 15 April 2024 / 19:44 WIB
Pendapatan Premi Asuransi Astra Capai Rp 1,92 Triliun Per Februari 2024
ILUSTRASI. PT Asuransi Astra Buana (Asuransi Astra) mencatat jumlah pendapatan premi per Februari 2024 mencapai Rp 1,92 triliun.


Reporter: Nova Betriani Sinambela | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Asuransi Astra Buana (Asuransi Astra) mencatat jumlah pendapatan premi per Februari 2024 mencapai Rp 1,92 triliun. Nilai tersebut meningkat 30% secara tahunan (year on year/YoY) dari tahun 2023 yang sebesar Rp 1,439 triliun. 

Mengutip laporan keuangan Asuransi Astra, pendapatan premi ini paling besar dari premi penutupan langsung yang meningkat 20% secara tahunan. Jumlahnya naik dari Rp 1,528 triliun pada Februari 2023 menjadi Rp 1,844 triliun di periode yang sama tahun ini. 

Sementara itu, jumlah pendapatan underwriting juga meningkat 23% secara tahunan dari Februari 2023 yang hanya Rp 719,035 miliar menjadi Rp 884,929 di Februari 2024.

Baca Juga: Sejumlah Pemain Asuransi Umum Catatkan Pertumbuhan Premi pada Awal Tahun Ini

Head Communication and Customer Service Management Asuransi Astra, Laurentius Iwan Pranoto menerangkan pendapatan premi meningkat disebabkan berbagai sektor terkait dalam industri ikut bertumbuh. Sebab, pada dasarnya pertumbuhan asuransi umum mengikuti pertumbuhan industri. 

"Industri asuransi ini sangat tergantung dengan industri lain. Misalnya asuransi kendaraan bermotor akan bergantung pada pertumbuhan industri otomotif, sedangkan bisnis komersial dipengaruhi sektor properti, tambang, energi, dan lain sebagainya," kata Iwan kepada KONTAN, Minggu (14/4). 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×