kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.664.000   -36.000   -1,33%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Penerbitan Green Bond oleh Perbankan Diperkirakan Bakal Ramai pada Semester II


Senin, 11 Maret 2024 / 17:59 WIB
Penerbitan Green Bond oleh Perbankan Diperkirakan Bakal Ramai pada Semester II
ILUSTRASI. Obligasi


Reporter: Adrianus Octaviano, Adrianus Octaviano | Editor: Tendi Mahadi

Meski tahun ini menargetkan pertumbuhan kredit hijau sekitar 5% hingga 7,5%, Direktur Treasury CIMB Niaga John Simon menilai masih memiliki pendanaan yang cukup. Sehingga, belum ada rencana menerbitkan green bond.

“Untuk pendanaan, sementara ini belum ada rencana spesifik untuk menerbitkan green bond tahun ini,” ujar John singkat.

Sebelumnya, Direktur Utama Bank Mandiri Darmawan Junaidi pun membuka potensi penerbitan surat utang, termasuk green bond, jika dibutuhkan. Di mana, Bank Mandiri menyikapi tantangan likuiditas pada tahun ini dengan mengambil penekanan utama pada peningkatan efisiensi struktur pendanaan.

Ia bilang Bank Mandiri masih memiliki ruang untuk menerbitkan surat utang sebagai salah satu upaya bank memperoleh yang stabil, jangka menengah, dan jangka panjang. 

“Sampai Desember 2023, Bank Mandiri juga masih memiliki sisa plafon penerbitan obligasi berwawasan lingkungan atau green bond tahap 1 sebesar Rp 5 triliun dari total plafon Rp 10 triliun,” ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×