Reporter: Aulia Ivanka Rahmana | Editor: Ignatia Maria Sri Sayekti
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Rentetan bencana alam yang terjadi di sejumlah wilayah Indonesia dinilai belum berdampak signifikan terhadap kenaikan klaim dan rasio klaim industri asuransi umum.
Pengamat asuransi Irvan Rahardjo mengatakan, meski bencana menimbulkan kerugian ekonomi (economic loss) yang besar, nilai kerugian yang tercatat sebagai klaim asuransi (insurance loss) relatif rendah.
Menurutnya, hal ini disebabkan sebagian besar properti seperti rumah tinggal, rumah sakit, sekolah, rumah ibadah, hingga perkantoran belum diasuransikan.
Baca Juga: Bencana Hidrometeorologi Uji Ketahanan Sektor Asuransi dan Reasuransi
“Kerugian ekonominya besar, tetapi yang menjadi klaim asuransi tidak banyak karena penetrasi asuransi properti masih rendah,” ujar Irvan kepada Kontan, Kamis (19/2/2026).
Ia menyebut hingga saat ini belum ada angka pasti terkait total klaim akibat rangkaian bencana terbaru. Namun, jumlahnya diproyeksikan tidak besar dan belum mengganggu kinerja industri secara keseluruhan.
Irvan menambahkan, industri asuransi sebenarnya telah memiliki model pemetaan risiko bencana katastropik, seperti gempa bumi, tsunami, banjir, dan tanah longsor. Penguatan manajemen risiko ini telah dilakukan sejak peristiwa tsunami Aceh 2004.
Baca Juga: Asuransi Bintang (ASBI) Sebut Dampak Klaim Bencana Sumatera dan Aceh Terkendali
Salah satu perusahaan yang menopang kapasitas industri adalah keberadaan PT Reasuransi MAIPARK Indonesia, perusahaan reasuransi khusus gempa bumi. Selain itu, terdapat pula konsorsium Asuransi Barang Milik Negara (ABMN) yang terdiri dari puluhan perusahaan asuransi dalam negeri.
"Sejauh ini perusahaan asuransi dan reasuransi khususnya MAIPARK sudah cukup memadai untuk mengantisipasi bencana yang mungkin terjadi," jelasnya.
Baca Juga: Asuransi Wajib Bencana Dinilai Perlu Segera Diterapkan, Ini Alasannya
Selanjutnya: KPK Perpanjang Masa Larangan Berpergian ke Luar Negeri Eks Menag Yaqut dan Gus Alex
Menarik Dibaca: Kelelahan Finansial Bisa Menggerus Hidup? Ini Cara Mudah Mengatasi Stres Keuangan
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













![[Intensive Workshop] Excel for Business Reporting](https://fs-media.kontan.co.id/kstore/upload/brand_images/brand_images_28012616011400.jpg)