kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.616.000   15.000   0,58%
  • USD/IDR 18.111   28,00   0,15%
  • IDX 6.186   94,98   1,56%
  • KOMPAS100 811   14,88   1,87%
  • LQ45 619   12,34   2,03%
  • ISSI 214   3,34   1,59%
  • IDX30 349   7,21   2,11%
  • IDXHIDIV20 430   7,44   1,76%
  • IDX80 93   1,76   1,94%
  • IDXV30 117   2,05   1,78%
  • IDXQ30 112   2,25   2,06%

Penjualan Bank Mutiara perlu strategi baru


Rabu, 06 Maret 2013 / 18:53 WIB
ILUSTRASI. 4 Rekomendasi Eye Cream untuk Mata Panda dan Garis-Garis Halus


Reporter: Dyah Megasari |

JAKARTA. Analis menilai, pemerintah perlu membuat terobosan dalam memasarkan Bank Mutiara ke sejumlah investor. Tanpa terobosan, bank yang merupakan jelmaan Bank Century itu akan sulit terjual.

Demikian disampaikan analis keuangan Lin Che Wei di Jakarta, Rabu (6/3). Menurutnya, strategi itu bisa berupa pemberian insentif kepada calon investor Bank Mutiara. Misalnya, berupa dibolehkannya investor membayar secara bertahap.

"Langkah ini diperlukan untuk memecah kebuntuan penjualan eks Bank Century yang di-bailout dengan dana Rp 6,7 triliun," katanya.

Che Wei menyatakan, berdasarkan Undang-Undang Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), harga minimum penjualan Bank Mutiara adalah senilai dengan besaran bailout, yakni Rp 6,7 triliun. "Dengan harga setinggi itu, sulit didapatkan calon yang berminat serius," ujarnya.

Bila pemerintah memberikan keringanan dengan diperbolehkannya investor membayar secara mencicil, ia yakin ada investor yang bakal berminat. "Kalau ada fleksibilitas ini, saya yakin investor lokal pun banyak yang berminat," ujarnya. (Haris Firdaus/Kompas.com)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Legacy Data-Driven Forecasting: Prediksi Penjualan Lebih Akurat, Keputusan Bisnis Lebih Tepat

[X]
×