kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.413.000   30.000   1,26%
  • USD/IDR 16.702   47,00   0,28%
  • IDX 8.509   -37,16   -0,43%
  • KOMPAS100 1.173   -6,40   -0,54%
  • LQ45 846   -6,27   -0,74%
  • ISSI 301   -0,86   -0,28%
  • IDX30 436   -3,82   -0,87%
  • IDXHIDIV20 504   -3,85   -0,76%
  • IDX80 132   -0,78   -0,59%
  • IDXV30 138   0,50   0,36%
  • IDXQ30 139   -1,24   -0,89%

Penjualan Bank Mutiara perlu strategi baru


Rabu, 06 Maret 2013 / 18:53 WIB
Penjualan Bank Mutiara perlu strategi baru
ILUSTRASI. 4 Rekomendasi Eye Cream untuk Mata Panda dan Garis-Garis Halus


Reporter: Dyah Megasari |

JAKARTA. Analis menilai, pemerintah perlu membuat terobosan dalam memasarkan Bank Mutiara ke sejumlah investor. Tanpa terobosan, bank yang merupakan jelmaan Bank Century itu akan sulit terjual.

Demikian disampaikan analis keuangan Lin Che Wei di Jakarta, Rabu (6/3). Menurutnya, strategi itu bisa berupa pemberian insentif kepada calon investor Bank Mutiara. Misalnya, berupa dibolehkannya investor membayar secara bertahap.

"Langkah ini diperlukan untuk memecah kebuntuan penjualan eks Bank Century yang di-bailout dengan dana Rp 6,7 triliun," katanya.

Che Wei menyatakan, berdasarkan Undang-Undang Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), harga minimum penjualan Bank Mutiara adalah senilai dengan besaran bailout, yakni Rp 6,7 triliun. "Dengan harga setinggi itu, sulit didapatkan calon yang berminat serius," ujarnya.

Bila pemerintah memberikan keringanan dengan diperbolehkannya investor membayar secara mencicil, ia yakin ada investor yang bakal berminat. "Kalau ada fleksibilitas ini, saya yakin investor lokal pun banyak yang berminat," ujarnya. (Haris Firdaus/Kompas.com)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Mitigasi, Tips, dan Kertas Kerja SPT Tahunan PPh Coretax Orang Pribadi dan Badan Supply Chain Management on Practical Inventory Management (SCMPIM)

[X]
×