kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.902.000   75.000   2,65%
  • USD/IDR 17.000   -49,00   -0,29%
  • IDX 7.162   113,32   1,61%
  • KOMPAS100 989   17,10   1,76%
  • LQ45 725   9,63   1,34%
  • ISSI 255   4,39   1,75%
  • IDX30 393   4,33   1,11%
  • IDXHIDIV20 488   0,30   0,06%
  • IDX80 111   1,76   1,61%
  • IDXV30 135   -0,28   -0,21%
  • IDXQ30 128   1,18   0,93%

Penurunan bunga kredit terbatas di semester II


Jumat, 09 Juni 2017 / 18:30 WIB
Penurunan bunga kredit terbatas di semester II


Reporter: Galvan Yudistira | Editor: Dupla Kartini

JAKARTA. Sejumlah bankir mengatakan peluang penurunan suku bunga kredit akan relatif terbatas pada semester kedua 2017. Hal ini karena risiko likuiditas yang berpotensi terjadi pada paruh kedua 2017 akan membuat bunga deposito berpeluang naik.

Jahja Setiaatmadja, Direktur Utama PT Bank Central Asia Tbk (BCA) memastikan, suku bunga kredit akan sulit turun pada semester kedua tahun ini. “Kalau bunga deposito naik, bunga kredit susah turun,” ujar Jahja, Jumat (9/6).

Iman Nugroho Soeko, Direktur Keuangan dan Treasury PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) juga menyebut, jika bunga deposito naik, maka sulit bagi perbankan untuk menurunkan suku bunga kredit. “Yang mempengaruhi bunga deposito pada semester II adalah apakah bunga acuan 7DRR rate naik atau tidak,” ujar Iman, Jumat (9/6).

Rohan Hafas, Sekretaris Perusahaan PT Bank Mandiri Tbk mengatakan, pada semester II 2017 memang ada potensi kenaikan bunga deposito. “Namun hal ini bisa sedikit teratasi dengan adanya uang yang masuk karena Perppu pajak,” katanya, Jumat (9/6).

Sedangkan, Herry Sidharta, Wakil Direktur Utama PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) memproyeksi, pada semester II 2017 suku bunga deposito akan stabil. “Sejalan dengan angka inflasi dan likuiditas pasar yang terkendali serta ada permodalan yang masuk,” ujar Herry, Jumat (9/6).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×