kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 18.013   50,00   0,28%
  • IDX 5.745   49,44   0,87%
  • KOMPAS100 744   8,79   1,19%
  • LQ45 565   8,75   1,57%
  • ISSI 199   0,85   0,43%
  • IDX30 321   4,92   1,56%
  • IDXHIDIV20 395   5,89   1,52%
  • IDX80 85   1,16   1,39%
  • IDXV30 107   1,21   1,14%
  • IDXQ30 103   1,26   1,24%

Penyaluran KUR BNI lampaui target pemerintah


Selasa, 04 Januari 2011 / 13:10 WIB


Reporter: Nina Dwiantika | Editor: Edy Can

JAKARTA. PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) berhasil menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) melampaui target. Hingga akhir 2010 lalu, bank plat merah ini sudah menyalurkan KUR sebesar Rp 1,63 triliun atau lebih besar dari target pemerintah sebesar Rp 1,6 triliun.

General Manager Usaha Kecil BNI Slamet Djumantoro mengatakan, keberhasilan penyaluran KUR ini berkat strategi linkage untuk koperasi dan Bank Perkreditan Rakyat (BPR). Total KUR yang disalurkan itu untuk 1.558 debitur.

Bila dihitung selama 2007 hingga 2010, BNI sudah menyalurkan KUR sebanyak Rp 3,158 triliun. Kredit ini dikucurkan kepada 27.824 debitur.

Slamet mengatakan, sebanyak 2.655 debitur dengan nilai kredit sebesar Rp 435,5 miliar telah naik kelas. Mereka telah mendapat fasilitas kredit BNI Wirausaha. Untuk tahun 2011 ini, BNI akan terus melakukan penyaluran kredit kepada masyarakat terutama untuk usaha kecil dan menengah, serta menjadi bagian dalam pengembangan perekonomian daerah. Dalam penyaluran kredit usaha kecil dan menengah, bank dengan lambang 46 ini telah memiliki 51 Sentra Kredit Kecil (SKC), 106 Unit Kredit Kecil (UKC) dan 20 Sentra Kredit Menengah (SKM)

Sebelumnya, Menteri BUMN Mustafa Abubakar mengatakan penyaluran kredit usaha rakyat BNI masih rendah, berdasarkan data Badan Usaha Milik Negara (BUMN) per 23 Desember 2010, terealisasi hanya 65,7% atau sekitar Rp 1,052 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×