kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.670.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.020   39,00   0,22%
  • IDX 5.916   40,29   0,69%
  • KOMPAS100 770   5,43   0,71%
  • LQ45 584   2,70   0,46%
  • ISSI 205   1,22   0,60%
  • IDX30 331   1,85   0,56%
  • IDXHIDIV20 408   2,21   0,55%
  • IDX80 87   0,50   0,57%
  • IDXV30 110   0,09   0,09%
  • IDXQ30 107   0,43   0,40%

Peran Proteksi Kesehatan Jaga Finansial Keluarga


Senin, 06 Juli 2026 / 22:27 WIB
Diperbarui Senin, 06 Juli 2026 / 22:28 WIB
Peran Proteksi Kesehatan Jaga Finansial Keluarga
ILUSTRASI. Chief Customer & Marketing Officer Prudential Syariah Vivin Arbianti Gautama (KONTAN/Ivanka Rahmana)


Reporter: Dina Mirayanti Hutauruk | Editor: Dina Hutauruk

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Upaya membangun kemandirian finansial umumnya membutuhkan waktu panjang dan disiplin. Namun, satu risiko kesehatan yang tidak terduga dapat menggerus seluruh pencapaian tersebut dalam waktu singkat, terutama jika tidak disertai perlindungan yang memadai.

Dalam banyak kasus, keluarga terpaksa menjual aset berharga seperti kendaraan, menguras tabungan, hingga kehilangan rumah untuk menutup biaya pengobatan yang terus meningkat.
Melihat kondisi tersebut, Prudential Syariah menegaskan perannya dalam memberikan ketenangan dan perlindungan finansial bagi keluarga Indonesia melalui solusi berbasis prinsip syariah.

Chief Customer & Marketing Officer Prudential Syariah, Vivin Gautama, menyampaikan bahwa perusahaan hadir sebagai “Satu yang Melindungi” untuk memastikan keluarga tidak menghadapi ketidakpastian risiko sendirian.

“Melalui prinsip saling melindungi dan tolong-menolong (ta’awun), proteksi diposisikan bukan hanya sebagai instrumen finansial, tetapi juga sebagai bentuk kepedulian yang diharapkan dapat menghadirkan ketenangan serta keberkahan bagi masa depan keluarga,” kata Vivin dalam keterangannya, Senin (6/7/2026).

Baca Juga: Pendapatan Premi Unitlink Prudential Indonesia Tumbuh 5% pada Kuartal I-2026

Perusahaan juga didukung oleh sekitar 67.000 tenaga pemasar di seluruh Indonesia untuk menjangkau dan mendampingi keluarga Indonesia dalam merencanakan perlindungan jangka panjang.

Komitmen perlindungan tersebut tercermin dari pembayaran klaim yang telah dilakukan. Sejak berdiri sebagai entitas mandiri pada 2022 hingga 2025, Prudential Syariah mencatat telah membayarkan santunan sebesar Rp8,5 triliun kepada lebih dari 300.000 peserta.

Angka tersebut menunjukkan peran proteksi asuransi dalam membantu keluarga menghadapi risiko kehidupan tanpa harus kehilangan stabilitas keuangan secara drastis.

Salah satu nasabah, Ronald, menilai bahwa perlindungan kesehatan merupakan kebutuhan penting yang tidak bisa ditunda, layaknya “sabuk pengaman” bagi kondisi finansial keluarga.

Baca Juga: Prudential Indonesia Kelola Aset Rp 64,3 Triliun pada 2025

Berangkat dari pengalaman kerabat yang mengalami tekanan finansial akibat tidak memiliki asuransi, Ronald mulai memberikan perlindungan kesehatan untuk anaknya melalui Prudential Syariah pada 2019, kemudian memperluas perlindungan untuk seluruh keluarga.

Manfaat perlindungan dirasakan langsung saat Ronald terpapar COVID-19 dan harus menjalani perawatan di ICU selama hampir dua minggu dengan biaya sekitar Rp500 juta. Seluruh biaya ditanggung oleh  asuransi. Pada 2022, ia kembali menjalani operasi akibat empedu pecah dengan biaya sekitar Rp150 juta dan proses klaim kembali berjalan.

“Pemahaman terhadap polis serta pendampingan tenaga pemasar membantu memperlancar proses administrasi dan memberikan rasa tenang bagi keluarga,” kata Ronald. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×