kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.664.000   -6.000   -0,22%
  • USD/IDR 17.765   12,00   0,07%
  • IDX 6.600   74,46   1,14%
  • KOMPAS100 864   11,98   1,41%
  • LQ45 654   10,59   1,64%
  • ISSI 230   0,99   0,43%
  • IDX30 366   6,01   1,67%
  • IDXHIDIV20 452   8,85   2,00%
  • IDX80 98   1,48   1,52%
  • IDXV30 125   1,21   0,98%
  • IDXQ30 117   2,14   1,86%

Perbankan syariah cari peluang pembiayaan sindikasi pada paruh kedua 2021


Selasa, 29 Juni 2021 / 18:56 WIB
ILUSTRASI. Petugas teller melayani nasabah di kantor Cabang BCA Syariah Jakarta, (27/7). ./pho KONTAN/Carolus Agus Waluyo/27/07/2020


Reporter: Maizal Walfajri, Maizal Walfajri | Editor: Tendi Mahadi

Adapun Direktur BCA Syariah Rickyadi Widjaja menyatakan hingga saat ini belum menerima undangan penyaluran pembiayaan sindikasi. Maklum, pembiayaan Sindikasi biasanya dipimpin oleh Bank BUKU III, sedangkan BCA Syariah saat ini masih berstatus BUKU II. 

“Kita lihat pada semester II, lebih lambat, belum ada undangan konsorsium, biasanya yang pimpin itu BSI ataupun CIMB Niaga Syariah. Pada semester I-2021 pun itu tidak sebanyak tahun lalu. Kami juga terkadang ikut induk yakni BCA kalau diajak,” paparnya kepada KONTAN.

Ia mengakui beberapa waktu lalu ada rencana pembiayaan sindikasi ke sektor transportasi udara. Namun rencana itu terhenti lantaran industri penerbangan masih belum pulih. “Pembiayaan sindikasi yang eksisting saat ini ada pada dua proyek yakni kelistrikan dan jalan tol, nilainya sekitar Rp 400 miliar,” paparnya. 

Ricky mengaku perbankan juga tengah mencermati potensi adanya restrukturisasi kredit-kredit sindikasi terdampak pandemi. Kendati demikian, Ia melihat prospek pembiayaan sindikasi untuk sektor infrastruktur masih cukup menarik seiring mendukung program pemerintah. 

Selanjutnya: BTN tingkatkan inklusi keuangan lewat pertumbuhan agen Batara

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×