kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.827.000   -10.000   -0,35%
  • USD/IDR 17.049   32,00   0,19%
  • IDX 7.048   -43,45   -0,61%
  • KOMPAS100 972   -4,90   -0,50%
  • LQ45 716   -1,68   -0,23%
  • ISSI 251   -1,25   -0,50%
  • IDX30 389   -0,10   -0,03%
  • IDXHIDIV20 487   -1,85   -0,38%
  • IDX80 110   -0,59   -0,54%
  • IDXV30 135   -0,95   -0,70%
  • IDXQ30 127   0,03   0,02%

Impairment Turun, Begini Strategi BTN Antisipasi Risiko Ketidakpastian


Selasa, 31 Maret 2026 / 21:18 WIB
Impairment Turun, Begini Strategi BTN Antisipasi Risiko Ketidakpastian
ILUSTRASI. Pertumbuhan Kredit Diproyeksikan Meningkat di Tahun Ini (KONTAN/Baihaki)


Reporter: Lydia Tesaloni | Editor: Ignatia Maria Sri Sayekti

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) mencatatkan penurunan beban penurunan nilai (impairment) pada awal 2026, yang turut mendorong lonjakan laba bersih secara signifikan.

Berdasarkan laporan bulanannya, impairment BTN tercatat sebesar Rp 680,63 miliar hingga Februari 2026. Sejalan dengan itu, laba bersih secara bank only melonjak hingga 281,9% secara tahunan (year-on-year/yoy) menjadi Rp 503,24 miliar.

Direktur Pengelolaan Risiko BTN, Setiyo Wibowo menjelaskan, pada dasarnya pencatatan impairment bank memang mengalami penurunan impairment,  terutama didorong oleh perbaikan kualitas aset secara berkelanjutan.

Baca Juga: Pertumbuhan KPR Industri Melambat, BTN Pilih Selektif Demi Jaga Kualitas

Ia menjelaskan, pihaknya melihat adanya perbaikan pada arus perpindahan (flow rate) kredit ke kategori risiko yang lebih rendah, serta penurunan tingkat keterlambatan pembayaran (delinquencies).

“Hal ini mencerminkan efektivitas penguatan proses bisnis dan manajemen risiko yang telah kami lakukan,” ujarnya kepada Kontan, Senin (31/3/2026).

Ia menambahkan, perbaikan kualitas kredit tersebut juga ditopang oleh sejumlah langkah strategis, mulai dari peningkatan kualitas underwriting hingga pemanfaatan teknologi seperti analytics dan machine learning dalam proses persetujuan kredit.

Selain itu, BTN juga memperkuat pemantauan portofolio secara lebih granular serta memperbaiki strategi penagihan (collection) yang lebih proaktif dan berbasis data.

Baca Juga: DPK Rumah Tangga BTN Tumbuh, Transaksi Digital Jadi Andalan Dongkrak Simpanan

Meski demikian, manajemen mengakui bahwa prospek ke depan masih dibayangi ketidakpastian, baik dari sisi global maupun domestik. Oleh karena itu, BTN menegaskan akan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian (prudence) dalam ekspansi bisnis.

Sejumlah langkah antisipasi pun disiapkan untuk menjaga kualitas kredit, di antaranya menjaga disiplin terhadap risk appetite dan komposisi portofolio, memperkuat sistem peringatan dini (early warning system), serta meningkatkan efektivitas collection dan recovery.

BTN juga secara berkala melakukan stress testing guna memastikan ketahanan portofolio terhadap berbagai skenario makroekonomi.

Dengan strategi tersebut, manajemen optimistis kualitas kredit tetap terjaga dengan baik, sekaligus mendukung pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan.

Baca Juga: Transaksi Digital BTN Tumbuh 56% per Februari 2026, Aplikasi Digital Jadi Andalan

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Apa dampak bagi saya, jika saya...

Tag


TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×