kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.857.000   -65.000   -2,22%
  • USD/IDR 17.020   -18,00   -0,11%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

Perbankan syariah Indonesia kini peringkat 5 dunia


Jumat, 07 Maret 2014 / 06:20 WIB
ILUSTRASI. Mau Dekorasi Ulang Rumah? Yuk Pakai Warna Cat Rumah Terbaru 2023


Reporter: Adhitya Himawan | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyatakan, industri perbankan syariah di Indonesia kini menduduki peringkat 5 terbesar dunia. Hal tersebut berdasarkan rangking dari Islamic Forum Country Index (IFCI).

Menurut Edy Setiadi, Direktur Eksekutif Departemen Perbankan Syariah, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), saat ini Indonesia berada di bawah Iran, Malaysia, Arab Saudi dan Uni Emirat Arab. "Jadi sampai akhir tahun lalu, Indonesia di peringkat 5," kata Edy di Jakarta, Kamis, (6/3).

Berdasarkan indikator yang dipergunakan IFCI, saat ini jumlah perbankan syariah di Indonesia mencapai 21,8% dari jumlah perbankan syariah di seluruh dunia. Aset perbankan syariah Indonesia sekitar 13,9% dari aset perbankan syariah di seluruh dunia.

Sedangkan ukuran Sukuk di perbankan syariah Indonesia mencapai 6,6% dari Sukuk secara global. Edy mengatakan, industri perbankan syariah di Indonesia termasuk tumbuh cepat, namun memiliki pangsa pasar yang kecil.

"Tapi peluang untuk tumbuh potensinya tetap besar mengingat pertumbuhan kelas menengah di Indonesia juga cukup besar," pungkas Edy.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×