kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

Percepat laju roda ekonomi, bank siap genjot KUR


Rabu, 02 September 2020 / 09:32 WIB
ILUSTRASI. Seorang perajin membuat kursi di sentra kerajinan anyaman rotan dan bambu di Jakarta, Selasa (1/9/2020). Pemerintah membuat strategi pada sektor Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang menghadapi sejumlah persoalan di masa pandemi Covid-19, dengan cara


Reporter: Laurensius Marshall Sautlan Sitanggang | Editor: Tendi Mahadi

"Kami sangat menyambut baik dan mendukung terobosan-terobosan kebijakan dari pemerintah untuk membantu UMKM dapat survive usahanya dan kembali ke normal, termasuk kelonggaran atau perpanjangan waktu dalam memberikan tambahan subsidi bunga KUR, sehingga membantu UMKM dapat bernapas lebih panjang dan dapat menata lebih baik kondisi usahanya," terangnya. 

Saat ini BNI sedang berusaha untuk memberikan akses yang mudah kepada UMKM untuk segera bangkit. 

Baca Juga: Pandemi corona tak ganggu target perbankan untuk naik kelas

"Terbukti setelah fase shock Covid-19 di bulan Maret-Mei 2020 permintaan KUR dan penyaluran KUR sangat terbatas, namun sejak bulan Juni 2020 ekspansi penyaluran KUR kembali normal," ungkapnya. 

Per Juli 2020 penyaluran KUR BNI sudah mencapai sekitar Rp 10 triliun. Menurut Bambang, dengan peningkatan kemudahan akses melalui penambahan outlet pemutus kredit dan channel digital, BNI optimistis di tahun 2020 target penyaluran KUR sebesar Rp 22 triliun bisa tercapai. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×