kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

Perluasan simpanan bank diterapkan tahun depan


Minggu, 23 November 2014 / 22:41 WIB
Perluasan simpanan bank diterapkan tahun depan
ILUSTRASI. New York gugat Hyundai dan Kia


Reporter: Nina Dwiantika | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Kabar gembira untuk bank yang kekeringan likuiditas. Pasalnya, Bank Indonesia (BI) akan mengupayakan penerapan surat utang bank menjadi bagian dari perhitungan deposito, sehingga rasio pinjaman terhadap simpanan atau loan to deposit ratio (LDR) bank terjaga. “Kami upayakan tahun depan,” kata Halim Alamsyah, Deputi Guebrnur BI, di akhir pekan ini.

Halim, mengatakan, perluasan definisi simpanan hanya berlaku untuk surat utang yang diterbitkan bank. Sedangkan sumber dana bank yang berasal dari pinjaman bilateral, suntikan modal dan surat utang yang dibeli bank itu, tidak termasuk kategori perluasan simpanan. 

Adapun surat utang yang akan masuk dalam perhitungan dana pihak ketiga (DPK) adalah obligasi, medium term notes atau MTN, dan Kontrak Investasi Kolektif Efek Beragun Aset atau KIK - EBA. “Kalau ada tambahan perluasan deposit ini maka rasio deposit bank akan membesar, kemudian rasio pinjaman akan bertahan, sehingga rasio LDR membaik,” ucapnya.

Saat ini, BI tengah berkoordinasi dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) agar surat utang bank menjadi bagian dari deposito. Hal teknis yang menjadi hambatan adalah pencatatan surat utang bank tidak bisa langsung tercatat dalam pembukuan simpanan deposito. “Misalnya, bank yang menerbitkan obligasi bulan ini, laporannya baru akan keluar satu bulan kemudian,” tambahnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×